Dua Tahun Lagi, HMS Prince of Wales Akan Segera Beroperasi

0

Inggris segera menambah kekuatan kapal induknya, secepatnya tahun 2019.

Kapal induk kedua itu adalah dari kelas Queen Elizabeth yang sangat dibutuhkan Inggris untuk menguji kesiapan pesawat Lockheed Martin F-35B Lightning II. 

Jika kapal bisa segera digunakan untuk uji coba, maka menjadikan AL Inggris memiliki kemampuan full carrier strike capability.

Berbicara di depan upacara penamaan formal untuk masa depan HMS Prince of Wales pada 8 September, Kapten Ian Groom mengatakan bahwa kapal induk baru tersebut perlu dikirim ke angkatan laut pada tahun 2019 untuk memungkinkan uji penerbangan bisa dilakukan sementara Queen Elizabeth melakukan inspeksi sertifikasi di dok kering.

Rencana itu dijelaskan Captain Ian Groom saat menyampaikan rencana upacara pemberian nama HMS Prince of Wales pada 8 September mendatang.

Menurutnya, kapal induk harus dikirim pada ke AL pada 2019 agar membrikan kesempatan uji terbang F-35, saat Queen Elizabeth melaksanakan proses sertifikasi di dok kering.

Diharapkan proses sertifikasi tidak menyulitkan, mengingatkan ini bukan kapal pertama. Sehingga AL Inggris berharap kapal sudah memiliki kemampuan operasi penuh pada awal 2020.

Menurut Martin Douglass, kepala teknik dari konsorsium industri Aircraft Carrier Alliance (ACA) yang membangun kedua kapal induk berbobot 65.000 ton ini, bahwa saat ini mereka “on track” untuk melautkan Prince of Wales pada musim panas mendatang dan sea trials pada pertengahan 2019.

Spesifikasi HMS Queen Elizabeth. Grafik: hexus.net

HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales merupakan kapal perang tercanggih yang dimiliki AL Inggris.

Keduanya juga tercatat sebagai kapal terbesar yang pernah dibuat untuk AL Inggris.

Dengan luas sekitar 4 hektar, kapal induk ini mampu beroperasi ke seluruh dunia dan beroperasi selama 50 tahun.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply