Lanud Supadio Gelar Latihan Terbang Malam

0

Segenap penerbang tempur Skadron Udara 1 Lanud Supadio melaksanakan latihan terbang malam selama empat hari dan berakhir Senin (11/9/2017). Skadron 1 mengoperasikan pesawat tempur Hawk 109/209.

Selain bertujuan meningkatkan profesionalitas penerbang, latihan terbang malam merupakan salah satu silabus yang harus ditempuh seluruh penerbang di Skadron 1 yang dikenal dengan julukan Elang Khatulistiwa ini.

Baca Siswa Sekbang PSDP Hampir Tuntaskan Latihan Terbang Malam

Pelaksanaan terbang malam memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi apabila dibandingkan dengan terbang pada siang hari. Para penerbang lebih banyak menggunakan instrumen dibanding visual seperti terbang siang.

Persiapan latihan terbang malam. Foto: Pentak Lanud Supadio

Oleh karenanya dibutuhkan konsentrasi dan akurasi pengendalian pesawat yang tinggi sehingga pada saat melaksanakan berbagai manuver terbang dapat terlaksana dengan baik dan aman.

Baca Lagi, Dua Penerbang Muda TNI AU Layak Tunggangi Super Tucano

Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo menekankan pentingnya mengutamakan faktor keselamatan selama pelaksanaan terbang.

Hal ini disampaikan Danlanud kepada seluruh personel baik penerbang, teknisi maupun personel pendukung lainnya, termasuk memperhatikan kondisi cuaca yang beberapa hari terakhir cendrung berubah cepat.

Baca Familiarisasi KSAU dengan F-16 Berjalan Lancar Jelang Rising 50

“Kepada seluruh personel saya tekankan untuk tetap mengutamakan faktor keselamatan selama pelaksanaan latihan terbang malam, pastikan seluruh persiapan dilakukan sesuai SOP yang telah ditetapkan, termasuk memperhatikan situasi cuaca yang terjadi,” ujar Danlanud.

Sebagai penerbang tempur, kemampuan melaksanakan terbang malam hari merupakan suatu keharusan. Hal ini sangat dibutuhkan apabila dihadapkan dengan tantangan tugas operasi.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply