Info

Bangladesh Protes Keras Drone Myanmar yang Berkeliaran di Wilayahnya

Pemerintah Bangladesh melayangkan protes keras kepada Kedubes Myanmar di Bangladesh terkait pelanggaran ruang udara.
Mengutip media lokal, menteri luar negeri Bangladesh telah mengirimkan surat protes melalui kedubes Myanmar pada Jumat (15/9/2017) kemarin.
Kementerian Luar Negeri Bangladesh memberikan catatan protes atas pelanggaran wilayah udara negaranya kepada Aung Myint, Kuasa Usaha Kedubes Myanmar di Dhaka, ibu kota Bangladesh.
Media lokal bdnews24.com melaporkan kekhawatiran Bangladesh atas pelanggaran wilayah udara oleh drone militer Myanmar di negara tersebut dan sebuah helikopter sejak 25 Agustus lalu.
Dhaka dilaporkan telah memperingatkan tetangganya bahwa pelanggaran tersebut mungkin memiliki konsekuensi.
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengatakan pada Jumat, jumlah pengungsi Rohingya di Bangladesh yang didominasi muslim diperkirakan mencapai 391.000 orang, dan tampaknya terus meningkat.
Baca Hercules TNI AU Tuntaskan Misi Tahap Pertama ke Bangladesh
Krisis yang menimpa Muslim Rohingya meningkat akhir Agustus lalu, ketika gerilyawan Rohingya menyerang pos keamanan di negara bagian Myanmari di Rakhine.
Serangan tersebut mendorong respon keras oleh pihak berwenang Myanmar, mengakibatkan bentrokan dan kematian ratusan orang dan memaksa ribuan orang lainnya melarikan diri ke Bangladesh.
Terkait situasi di Myanmar ini, Indonesia pun menyampaikan keprihatinan mendalam. Untuk itu, Pemerintah Indonesia telah mengirim bantuan kemanusiaan untuk warga muslin Rohingnya.
 

Teks: beny adrian

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close