General Motors Mulai Incar Pasar Militer

Lesunya perekonomian dunia memang harus diantisipasi dengan cepat. Keterlambatan hanya akan menjadi kuburan bagi industri berskala besar.

Salah satu pabrikan mobil papan atas Paman Sam, General Motors, sudah berencana membentuk unit bisnis baru yang fokus kepada pertahanan. Unit baru ini disebut GM Defense LLC.

Berita kembalinya General Motors ke pasar pertahanan, terlihat saat perusahaan yang dibentuk 16 September 1908 ini menampilkan Silent Utility Rover Universal Superstructure (SURUS) pada konferensi tahunan Asosiasi Angkatan Darat AS (AUSA) di Washington, DC.

Pejabat GM mengatakan bahwa SURUS dikembangkan dari kerangka truk angkut berat, dirancang sebagai fondasi untuk kendaraan komersial generasi baru yang memanfaatkan sistem propulsi tunggal yang diintegrasikan ke dalam sasis umum.

Mereka mengatakan bahwa kendaraan ini tidak dirancang khusus untuk penggunaan militer.

Di luar penggunaan militer, GM sedang mengevaluasi SURUS untuk aplikasi kargo, pembangkit listrik darurat dan darurat, truk ringan dan menengah, dan kendaraan penyelamatan darurat seperti ambulans dan lainnya yang digunakan untuk misi bantuan bencana.

“Struktur bisnis baru ini akan meningkatkan produktivitas, kelincahan, dan keterjangkauan GM di lingkungan pelanggan yang sangat dinamis,” kata Charlie Freese, direktur eksekutif GM Global Fuel Cell Business, seperti dikutip Automotive News.

Sebagai awalan yang baik, General Motors sudah mengembangkan mobil bertenaga sel bahan bakar, empat roda. Pihak AD AS telah menguji Chevrolet Colorado bertenaga sel bahan bakar yang dikenal sebagai ZH2 sejak April.

Sementara AL AS tahun lalu juga menjajal kendaraan bertenaga sel bahan bakar tanpa awak untuk misi bawah laut.

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: