Pimpin Rapat Evaluasi dan Anggaran, KSAU: TNI AU Terus Bangun Kekuatan Alutsista

“Dua dokumen strategis yang telah kita sepakati yaitu Postur TNI Angkatan Udara Tahun 2005-2024 dan Program Kekuatan Pokok Minimum atau Minimum Essential Force  (MEF), hendaknya menjadi pedoman dalam setiap kegiatan perencanaan maupun pelaksanaan program TNI AU,” jelas KSAU.

Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P mengatakan, dalam upaya meningkatkan postur dan kemampuan yang tangguh serta profesionalisme, TNI Angkatan Udara terus membangun kekuatan dan memodernisasi alutsista yang dimiliki.

Pernyataan tersebut disampaikan Marsekal Hadi Tjahjanto saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran TNI Angkatan Udara TA 2017 sampai dengan akhir Triwulan III.

Rapat berlangsung di Ruang Rapat KSAU di Mabesau Cilangkap, Senin (30/10/2017).

Hadir dalam rapat Wakil KSAU Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, Irjenau, Koorsahli KSAU, para Asisten KSAU, Panglima Kotama, Gubernur, Komandan, dan satuan jajaran Mabesau.

Ditambahkan KSAU, kedepan kebijakan TNI AU akan tetap mengarah kepada upaya meningkatkan kesiapan operasional untuk melaksanakan tugas TNI matra udara di bidang pertahanan, menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yurisdiksi nasional sesuai ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi.

“Perencanaan strategis Angkatan Udara harus diarahkan kepada sasaran yang realistis. Di bidang percepatan reformasi birokrasi, TNI AU harus dapat menyiapkan kekuatan pokok mínimum yang mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI AU baik dalam tugas Operasi Militer untuk Perang maupun tugas Operasi Militer Selain Perang,” jelas KSAU.

Dalam Rapat Evaluasi  Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran TNI Angkatan Udara TA 2017 itu, KSAU meminta agar rapat evaluasi dapat menjadi media untuk mengetahui berbagai hambatan dan permasalahan yang dihadapi selama kurun waktu tiga triwulan lalu.

Selain itu rapat evaluasi juga sebagai wahana mencari solusi terbaik dan umpan balik terhadap hambatan dan permasalahan yang ada.

“Dengan demikian hasil evaluasi yang diperoleh dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran berikutnya,” ungkap KSAU.

Saat menjelaskan kepada awak media dalam malam sambung rasa menyambut HUT Koharmatau di Yogyakarta, Rabu (25/10/2017), KSAU menegaskan kembali bahwa pembangunan TNI AU terus berlanjut sesuai Renstra yang sudah digariskan.

“Memasuki Renstra kedua, TNI AU akan segera menerima pesawat Sukhoi Su-35, dan kita juga akan mengganti pesawat Hercules dengan tipe terbaru C-130J,” ujar KSAU.

Terkait semakin banyaknya jumlah pesawat yang dioperasikan TNI AU, dalam kesempatan lain Hadi juga mengingatkan kepada jajarannya untuk menyelaraskannya dengan penambahan jumlah personel. Baik itu penerbang maupun awak darat.

 

Teks: beny adrian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s