Sadar Kesehatan, Warga Antusias Ikuti Sosialisasi HIV/AIDS yang Digelar Kodim 0616/ Indramayu

Program BSMSS (Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa) Kodim 0616/ Indramayu, Jawa Barat, terus bergulir.

Sebelumnya telah dilaksanakan pengerasan jalan desa di Blok Pesantren RT 01/03 Desa Kapringan sepanjang 180 meter dengan lebar 3 meter. Kemudian pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Blok Menggerjati RT 15/01 Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Berlanjut dengan pendirian sebanyak 20 titik PJU (penerangan jalan umum).

Program BSMSS sebagai Operasi Bakti TNI di wilayah Kodam III Siliwangi tidak semata pembangunan fisik, akan tetapi juga non-fisik.

Baca: Kampung Aman dan Terang, Bakti Siliwangi Kodim 0616/ Indramayu Mulai Terealisasi

Maka kali ini program BSMSS yang dilakukan Kodim 0616 adalah Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS dan pengambilan darah kepada masyarakat.

Kegiatan yang dimulai di Aula Balai Desa Kapringan sekitar pukul 09.00 Wib itu, dilaksanakan pada Selasa (31/10/2017).

Warga antusias mengikuti Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV/ AIDS dan pengambilan darah. Foto: Pen Kodim 0616

Lebih kurang 100 warga Desa Kapringan mengikuti pengambilan darah yang dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

Warga terlihat antusias mengikuti sosialisasi, mengindikasikan sudah tingginya kesadaran warga terhadap pentingnya kesehatan.

Penyuluhan kesehatan disampaikan oleh dr. Sri Ratini yang merupakan Kepala Puskesmas Kecamatan Krangkeng dibantu delapan tenaga medis termasuk bidan.

Dalam penyuluhannya, dr. Sri Ratini menyampaikan penyebab seseorang bisa tertular atau rentan tertular virus mematikan HIV/ AIDS. Yaitu dari hubungan intim, perilaku seks bebas serta pemakaian jarum suntik dan pisau cukur secara bergantian.

Di akhir acara sosialisasi dilakukan pendataan serta pengecekan dan pengambilan darah masyarakat sekitar oleh petugas Puskesmas.

Masyarakat yang mengikuti jalannya kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV/ AIDS ini mengaku sangat berterima-kasih kepada kepada pihak Kodim 0616/Indramayu.

Karena lewat kegiatan ini, mereka bisa memahami penyebab seseorang tertular penyakit menakutkan ini dan apa risiko yang harus ditanggung pengidap.

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

Dengan diagnosis HIV dini dan penanganan yang efektif, pengidap HIV tidak akan berubah menjadi AIDS. AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

HIV belum bisa disembuhkan, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit. Pengobatan ini juga akan membuat penderitanya hidup lebih lama, sehingga bisa menjalani hidup dengan normal.

Menurut UNAIDS (United Nations Programme on HIV/AIDS), di Indonesia ada sekitar 690.000orang pengidap HIV sampai tahun 2015.

Komandan Kodim 0616/ Indramayu Letkol Kav Agung Nur Cahyono Sip. M.Tr(Han) mengaku bangga dan senang karena program Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV/ AIDS yang dilaksanakan mendapat respon positif oleh masyarakat.

“Ini bukti masyarakat sudah sadar kesehatan,” ujarnya singkat.

 

Teks: beny adrian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s