KSAU Mencari Perwira Terbaik, Ini Jawabannya dari Setukpa

Sebanyak 187 perwira TNI AU dilantik dan diambil sumpahnya oleh KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto setelah menyelesaikan pendidikan Setukpa (Sekolah Pembentukan Perwira) Angkatan 20 tahun 2017. Upacara pelantikan berlangsung di Lapangan Dirgantara, Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Selasa (21/11/2017).

Para perwira yang telah menyelesaikan Setukpa di Skadron Pendidikan (Skadik) 401 Lanud Adi Soemarmo, berhak menyandang pangkat letnan dua (Letda).

Dari 187 perwira yang dilantik setelah menyelesaikan pendidikan selama 8 bulan, 20 orang di antaranya berasal dari Wara (Wanita Angkatan Udara).

KSAU melantik 187 perwira lulusan Setukpa Angkatan 20 di Lanud Adi Soemarmo. Foto: beny adrian

Para perwira berasal dari berbagai korps di lingkungan TNI AU. Yaitu dari Teknik 41 orang, Elektronika 49 orang, PLLU 8 orang, Kesehatan 15 orang, Administrasi 23 orang, Khusus 35 orang, Pembekalan 10 orang, dan Polisi Militer 6 orang. Lulusan terbaik diterima oleh Letda Kes Suhartono.

Dalam sambutannya usai melantik dan mengambil sumpah para perwira, KSAU meminta kepada para perwira untuk bersikap dan bertindak layaknya seorang perwira.

“Saudara sejak hari ini sudah menjadi perwira, semoga ini menjadi tonggak awal untuk meningkatkan kualitas pengabdian di TNI AU,” ujar KSAU.

KSAU memberikan ucapan selamat kepada para perwira. Foto: beny adrian

Dijelaskan KSAU, seiring rencana pengembangan kekuatan TNI dalam Renstra II ini, sejumlah alutsista baru akan datang untuk memperkuat TNI AU. Sehingga dengan kehadiran alutsista baru ini, pun dibutuhkan personel yang terampil untuk mengawakinya.

Seperti diketahui, Setukpa diikuti oleh bintara yang memenuhi persyaratan akademik dan fisik untuk menjadi seorang perwira.

“Sumpah perwira yang diucapkan merupakan tekad kesetiaan kepada NKRI dan tanggung jawab sebagai pemimpin di lingkungan TNI AU. Oleh karena itu sumpah itu harus dipegang teguh,” ujar KSAU. “TNI AU membutuhkan perwira-perwira yang aktif dan kreatif, bukan yang pasif hanya menunggu perintah,” tegas KSAU kepada para perwira.

Kepada awak media, KSAU menyampaikan bahwa para perwira yang baru saja dilantik akan langsung mengisi organisasi TNI AU yang sedang dikembangkan. Seperti diketahui, saat ini TNI AU tengah mengembangkan tipe sejumlah pangkalan udara dari Tipe C menjadi Tipe B, dan Tipe B menjadi Tipe A.

Para perwira foto bersama KSAU dan para pejabat. Foto: beny adrian

TNI AU juga tengah mengembangkan dan akan menggelar kekuatannya di Ranai, Morotai, Biak, Merauke, Selaru, dan Tarakan seiring rencana Panglima TNI menggelar kekuatan TNI di pulau-pulau terdepan.

“Perwira-perwira ini akan mengawaki lanud-lanud itu,” kata KSAU.

Menjawab pertanyaan media soal pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 Flanker, dijelaskan KSAU bahwa untuk sementara Su-35 akan ditempatkan di Makassar karena infrastrukturnya sudah siap. Saat ini, TNI AU sudah menempatkan Skadron Udara 11 di Lanud Hasanuddin, Makassar yang mengoperasikan pesawat Su-30/31.

“Sambil menunggu infrastruktur di Iswahyudi selesai, karena Sukhoi 35 dibeli sebagai pengganti F-5. Kita punya waktu satu tahun sampai pesawat datang, semua teknisi dan penerbang sudah siap,” beber KSAU.

Skadik 401 adalah komando pendidikan TNI AU di bawah kendali Kodiklatau (Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara). Skadik ini bertugas menyelenggarakan pendidikan Setukpa dan Sekolah Penerbang Prajurit Sukarela Dinas Pendek.

Setukpa diikuti oleh bintara yang memenuhi persyaratan akademik maupun fisik untuk menjadi perwira. Sebelumnya, Skadik 401 dikenal dengan Secapa (Sekolah Calon Perwira).

Selain Skadik 401, di Lanud Adi Soemarmo juga terdapat Skadik lain sebagai tempat pendidikan personel TNI AU.

Skadik 402 untuk mendidik siswa dasar kecabangan Paskhas dan POM AU.

Secaba berubah menjadi Skadik 403 sebagai lembaga pendidikan pertama calon bintara pria dan Wara dari masyarakat umum dan bintara pria dari tamtama (reguler).

Para perwira siap melaksanakan tugas di tempat yang baru. Foto: beny adrian

Secata berubah menjadi Skadik 404 sebagai lembaga pendidikan pertama calon tamtama.

Serta Sejurpas, Sejurjasmil dan Seradum yang digabung menjadi Skadik 405.

Skadik ini mengelola pendidikan dasar tamtama Paskhas dan POM AU, sekolah jurusan bintara Paskhas dan POM AU, sekolah dan kejuruan jasmani militer, sekolah radar umum dan darat, kursus bintara manajemen kejuruan jasmani militer dan kursus bintara manajemen kejuruan POM.

Pelantikan dan pengambilan sumpah perwira dimeriahkan demonstrasi kolonel senapan, kolonel berpedang, beladiri, dan aeromodelling. Kecuali aeromodelling, atraksi olah tubuh dan kelincahan itu ditampilkan langsung oleh para perwira di hadapan KSAU.

Usai melantik para perwira Setukpa, KSAU meninjau tahap penyelesaian (finishing) gedung Setukpa yang berada di sebelah utara (di seberang) Bandara Adi Soemarmo.

KSAU berharap tahun depan, bangunan ini sudah bisa digunakan untuk mendidikan para perwira Setukpa.

 

Teks: beny adrian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s