Kecelakaan C-2 Greyhound, Pilot Korbankan Nyawanya demi Penumpang

Pihak Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS), akhirnya merilis informasi terkait jatuhnya pesawat C-2 Greyhound yang jatuh di Samudera Pasifik (22/11/2017).

AL AS sudah mengumpulkan sejumlah informasi terkait kejadian, dan saat ini sedang mendiskusikan untuk memberikan penghargaan kepada pilot yang tewas, Letnan Steven Combs.

Baca: C-2 Greyhound AL AS Jatuh di Dekat Okinawa, 3 Orang Masih Dicari

Combs dinilai telah mengorbankan jiwanya demi menyelamatkan penumpang pesawat. Ia tewas bersama dua kru pesawat lainnya.

Saat jatuh, Greyhound dalam perjalanan ke kapal induk USS Ronald Reagan (CVN-76) dari Pangkalan Udara Korps Marinir Iwakuni, Jepang. Delapan pelaut lainnya termasuk kopilot, berhasil diselamatkan dari laut.

Combs dinilai telah berusaha mendaratkan pesawat di air untuk memberikan kesempatan terbaik kepada empat kru pesawat dan tujuh penumpang untuk keluar dari pesawat dan mencari selamat.

Kesulitan mendaratkan pesawat kargo itu diperparah oleh kondisi laut saat. Oleh sejumlah laporan disebutkan ombak mencapai 10-12 kaki.

“Mereka tidak memiliki banyak pemberitahuan bahwa pesawat akan mendarat di air hanya berapa mil dari kapal induk,” ujar Cmdr. Ronald Flanders, juru bicara Naval Air Forces.

“Seperti diceritakan kopilot kepada kamu, (Combs) meloncat keluar dari pesawat.”

Flanders menambahkan, bahwa kemungkinan pemberian penghargaan secara anumerta kepada Combs sedang dibicarakan saat ini.

Combs, yang diterima sebagai penerbang pada 2011, bertugas di Fleet Logistics Squadron 30 pada 2015. Ia kemudian bertugas di kapal induk Ronald Reagan sebagai perwira operasi pembantu detasemen dan perwira administrasi. Selama kariernya, ia sudah membukukan lebih dari 1.200 jam terbang dan 100 kali pendaratan di kapal induk.

Tak lama setelah kejadian, personel AL AS berhasil menyelamatkan delapan orang yang selamat dalam satu jam setelah pesawat jatuh ke laut di tenggara Okinawa.

Pada 25 November, AL AS mengidentifikasi korban adalah Letnan Combs, Aviation Boatswain’s Mate (Equipment) Airman Matthew Chialastri, dan Aviation Ordnanceman Airman Apprentice Bryan Grosso.

Penyebab kejadian diduga kerusakan mesin, meski hasil akhirnya baru akan diperoleh setelah dilakukan investigasi.

Segenap kru di Ronald Reagan, melakukan upacara khusus untuk mengenang Combs, Chialastri, dan Grosso.

Capt. Michael Wosje, the commander of the Reagan’s Carrier Air Wing 5, paid special tribute to the fallen pilot.

“Letnan Combs akan selalu dikenang sebagai pahlawan,” ujar Capt. Michael Wosje, komandan Wing Udara 5 Kapal Induk Ronald Reagen. “Saya bangga pernah terbang bersamanya.”

Kurang dari seminggu setelah kejadian, pihak AL tidak menunda pengoperasian Greyhound, mengingat perannya yang besar dalam angkutan personel dan logistik.

Greyhound yang sekarang dioperasikan AL AS, sudah menjalani program penambahan umur pada 2015.

Pesawat ini akan digantikan oleh CMV-22 Osprey pada tahun 2020.

 

Teks: beny adrian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s