Tugas Pertama di Luar Jakarta, Panglima TNI Wisuda 143 Pasis Sesko TNI

Sebanyak 143 perwira siswa Pendidikan Reguler XLIV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Ajaran 2017, diwisuda oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat (14/12/2017).

Pendidikan Sesko TNI dilaksanakan selama 7,5 bulan yang diikuti oleh perwira dengan pangkat kolonel. Wisuda perwira TNI berpangkat kolonel ini merupakan tugas pertama Panglima TNI di luar Jakarta sejak menerima tongkat komando TNI dari Jenderal Gatot Nurmantyo (9/12/2017).

Perwira siswa yang dilantik berasal dari ketiga Angkatan dan Polri serta dari mancanegara. Yaitu 60 perwira dari TNI AD, 38 perwira dari TNI AL, 35 perwira dari TNI AU, 5 perwira dari Polri, dan 5 perwira dari mancanegara.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memberikan sambutan. Foto: beny adrian

Siswa mancanegara berasal dari India, Arab Saudi, Australia, Pakistan, dan Singapura. Predikat terbaik diperoleh oleh Kolonel Inf Bambang Trisnohadi.

Dalam sambutannya, Panglima TNI tak lupa menyampaikan selamat kepada para perwira yang disebutnya sebagai calon-calon pemimpin TNI di masa depan.

“Pendidikan Reguler Sesko TNI merupakan salah satu pilar yang harus dilalui oleh calon pemimpin TNI. Untuk itu Sesko TNI tidak hanya dituntut mampu melahirkan perwira yang cerdas dan kuat jasmanani namun juga pemimpin TNI yang berkarakter, berintegritas dan visioner,” ujar Panglima TNI.

Karena itu, Hadi menekankan agar Sesko TNI selalu berupaya untuk menjadi pusat keunggulan kelas dunia dalam melahirkan pemimpin TNI masa depan.

Banyak poin menjadi penekanan Panglima TNI dalam sambutannya, yang semuanya bermuara kepada harapan agar para perwira betul-betul menerapkan ilmu yang telah diperolehnya selama pendidikan semaksimal mungkin.

Panglima TNI berdialog dengan para perwira usai wisuda. Foto: beny adrian

Seorang perwira, menurut Panglima TNI, harus selalu mengembangkan diri dan bertindak komprehensif dan antisipatif berdasarkan nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah prajurit.

“Sebagai pemimpin jangan mudah panik dan goyah, selalu bisa meyakinkan atas kebenaran yang disampaikannya, bisa melakukan interaksi sosial dengan lingkungan internal dan eksternal,” ujar Hadi yang menambahkan bahwa seorang perwira harus memiliki keinginan untuk berprestasi.

Khususnya kepada perwira dari Polri dan mancanegara yang telah mengikuti Sesko TNI, Panglima TNI berharap agar selalu bisa menjalin hubungan baik dengan TNI agar selalu tercipta soliditas TNI dan Polri.

Begitu pula kepada perwira siswa mancanegara, Hadi mengharapkan bisa menjadi perekat dalam hubungan negaranya dengan Indonesia. “Semoga bisa menyampaikan informasi tentang Indonesia secara benar dan objektif,” tekan Hadi.

Tak lupa Panglima TNI memberikan penekanan kepada para istri dalam mendukung keberhasilan suami menjalankan tugas.

Ibu Nanny Hadi Tjahjanto (kedua dari kanan), foto bersama para istri perwira. Foto: beny adrian

Usai mewisuda 143 perwira, Panglima TNI dan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto berkeliling dan berdialog dengan para perwira saat acara jamuan makan siang. Hadi menyapa akrab para perwira, dan memberikan motivasi kepada mereka untuk selalu menjadi yang terbaik. “TNI butuh perwira-perwira terbaik,” ucap Hadi.

Sementara Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyapa satu demi satu para istri perwira dengan santai. Ibu Nanny pun mengajak mereka berswa-foto, yang disambut riuh dan gembira.

Kelompok demi kelompok istri perwira antri untuk bisa swa foto dengan Ibu Panglima TNI.

 

Teks: beny adrian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s