Dibujuk Tim Kesehatan TNI, Ibu Rabu Akhirnya Mau Dievakuasi Pakai Mi-17

Tim Kesehatan TNI dipimpin Letda Ckm dr. George Tirtadihatmo, mengevakuasi korban patah tulang pasca bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.

Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Mi-17V5 dari Skadron 31/Serbu Pusat Penerbangan TNI AD menuju Desa Boladanko, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu (13/10/2018).

Tim Kesehatan TNI sebelumnya mendapatkan informasi dari Camat Kulawi, Rolly Bagalatu yang berada di Posko Desa Boladanko, bahwa seorang warganya bernama Rabu (73) mengalami patah tulang kaki kanan.

Tim Kesehatan TNI mengevakuasi Ibu Rabu dari tempat pengungsiannya. Foto: Puspen TNI

Tim Kesehatan TNI yang terdiri dari satu dokter dan empat paramedis bergerak melalui udara. Setelah dilakukan pemeriksaan, pasien diterbangkan ke RSUD Undata, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Evakuasi udara dilakukan sesuai rencana. Kondisi pasien saat ini dalam keadaan stabil dan direncanakan dilakukan operasi di RSUD Undata, yang saat ini tersedia sarana dan tenaga dokter yang lengkap.

Awalnya Ibu Rabu tidak ingin dievakuasi karena masih trauma gempa bila dirujuk ke rumah sakit di Palu.

Namun dokter dari Tim Kesehatan TNI berhasil membujuk dan meyakinkan inu ini sehingga mau dievakuasi.

Masih trauma gempa, Ibu Rabu sempat menolak dievakuasi. Foto: Puspen TNI

Selain melakukan evakuasi medik udara bagi korban yang mengalami luka serius, Tim Kesehatan TNI juga memberikan bantuan kesehatan dan obat-obatan serta logistik seperti beras, mie instan, susu, dan popok bayi yang diterima langsung Camat setempat.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: