Helikopter memainkan peran yang sangat penting dalam setiap bencana alam. Kemampuannya yang unik dan tidak dimiliki pesawat sayap tetap (fixed wing), menjadikan helikopter mampu menjawab kebuntuan ketika proses evakuasi dan pengiriman bantuan menemui jalan buntu.
Helikopter bisa mendarat di tempat-tempat sulit dan terpencil. Sejak gempa bumi melanda Nusa Tenggara Barat disusul kejadian serupa di Sulawesi Tengah, heikopter selalu hadir sebagai kepanjangan tangan tim SAR.
- Helikopter BK117 PK ZGT milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara, terlihat di Bandara Selaparang, Lombok. Foto: beny adrian/ mylesat.com
- Sejumlah helikopter disiapkan membantu di Palu, termasuk Mi-17 Penerbad (tidak terlihat). Foto: beny adrian/ mylesat.com
- Tiga NAS-332 Super Puma TNI AU, mendukung kunjungan Presiden Jokowi di Palu. Foto: beny adrian/ mylesat.com
- Persiapan take off tiga Super Puma menuju Sumbawa Barat. Foto: beny adrian/ mylesat.com
- Bell-412 Penerbad. Foto: beny adrian/ mylesat.com
- Helikopter BO-105 Polri di Selaparang. Foto: beny adrian/ mylesat.com
- Persiapan mendarat EC725 Caracal TNI AU dan Bell-412 TNI AD yang standby di Selaparang. Foto: beny adrian/ mylesat.com
- EC725 Caracal TNI AU di Selaparang. Foto: beny adrian/ mylesat.com
- EC725 Caracal mendarat di Palu membawa Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Kehadiran helikopter itu masih terasa hingga sekarang, saat mylesat.com tiba di Lombok dan Palu beberapa hari yang lalu.
Dengan helikopter lah Presiden Joko Widodo atau Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bisa menjangkau atau melihat dari udara wilayah terdampak gempa.
Helikopter juga yang menjalankan tugas penyemprotan desinfektan di Palu, untuk mengurangi populasi lalat dan kemungkkinan merebaknya virus dan bakteri.
Berikut sejumlah foto kehadiran helikopter di Lombok dan Palu.
Teks: beny adrian








