Yonko 465 dan Denhanud 473 Paskhas Asah Kemampuan Terjun Statik dan Terjun Bebas Tempur

0

MYLESAT.COM – Terjun penyegaran penting dilakukan setiap prajurit yang memiliki kualifikasi terjun payung. Untuk itu, semua satuan TNI yang bverkualifikasi Para, rutin menyelenggarakan latihan ini.

Seperti yang dilakukan ratusan prajurit Batalyon Komando 465 Paskhas dan Denhanud 473 Paskhas. Mereka menggelar terjun taktis (Juntis) siang dan malam dengan titik muat dari apron Lanud Supadio dengan drooping zone area persawahan Desa Rasau Jaya umum, Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, Jumat (7/8).

Kegiatan penerjunan taktis dari ketinggian 800 – 1.000 kaki, dilaksanakan dalam dua sorti 10 run menggunakan pesawat C-130 Hercules dari Skadron 31 Halim Perdanakusuma.

Pesawat diterbangkan oleh Mayor Pnb Putut Satria YR.

Komandan Yonko 465 Paskhas Letkol Pas Jhoni Imanuel Laimeheriwa menyatakan, tujuan latihan terjun taktis adalah program kerja Korpaskhas di bidang operasi dan latihan TA 2020.

Latihan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan seluruh prajurit Korpaskhas dalam pertempuran khususnya terjun statik untuk pelaksanaan operasi perebutan dan pertahanan pangkalan udara depan.

Seluruh tahapan prosedur dalam penerjunan yang dimulai dari ground training di satuan mulai dari prosedur emerjensi, prosedur exit dan pendaratan, dilaksanakan oleh seluruh prajurit sehingga pelaksanaan penerjunan baik dalam latihan maupun medan operasi yang sesungguhnya dapat terlaksana dengan baik dengan tetap mengutamakan safety.

Terjun statik merupakan salah satu kualifikasi khas tempur matra udara. Namun demikian prajurit Paskhas juga harus menguasai kualifikasi tempur darat dan laut.

Yonko 465 Paskhas selalu mengintensifkan dalam berlatih guna menjaga kemampuan, agar selalu siap menghadapi segala kemungkinan yang ada.

Kegiatan Juntis diakhiri pada Jumat dengan pelaksanaan Terjun Bebas Tempur (TBT) bagi 16 personel Yonko 465 Paskhas dan Denhanud 473 Paskhas yang mempunyai kualifikasi TBT menggunakan pesawat yang sama. Apron Lanud Supadio dijadikan drooping Zone.

Penerjunan TBT dilaksanakan dalam satu sorty dua run dari ketinggian 8.000 kaki. Seluruh penerjun dapat mendarat dengan aman.

Share.

About Author

Leave A Reply