Hasil Sidang Pantukhir: Terpilih 672 Calon Taruna dan Taruni Akademi TNI 2020

0

MYLESAT.COM – Setelah melalui seleksi berjenjang dari tingkat daerah hingga pusat, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengumumkan keputusan bersama sidang Pantukhir terpusat penerimaan Taruna dan Taruni Akademi TNI TA 2020 di Gedung Lily Rochli, Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Jumat (27/8).

Sebelum Panglima TNI mengumumkan hasil sidang ini, secara bergelombang telah dilakukan seleksi akhir terhadap seluruh calon dari ketiga angkatan. Proses seleksi berjalan sekitar dua jam sebelum diumumkan Panglima TNI yanfg didampingi KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, dan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Proses seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akademi TNI ini dilaksanakan dari tingkat daerah sampai dengan tingkat pusat berdasarkan ketentuan terutama di tengah pandemi Covid-19.

Panglima TNI mengatakan hasil seleksi ini sangat menentukan kualitas pimpinan TNI di masa mendatang. Untuk itu kedepankan pikiran hati nurani yang jujur, tulus dan ikhlas untuk memutuskan calon Taruna dan Taruni Akademi TNI yang memenuhi syarat dan terbaik.

Hasil terbaik ini merupakan modal awal para Taruna dan Taruni untuk mengikuti pendidikan pertama selama enam bulan di Akademi Militer. Calon perwira TNI harus memiliki karakter, sikap, kesemaptaan jasmani dan tingkat intelegensi yang sangat baik untuk menjadi perwira milenial sesuai harapan TNI.

Dari hasil seleksi pusat dan sidang akhir, diputuskan bahwa diterima sebanyak 672 calon Taruna dan Taruni TNI.

Mereka terdiri dari 425 dari TNI AD, TNI AL 130 peserta (120 Taruna dan 10 Taruni), TNI AU 117 peserta (107 Taruna dan 10 Taruni). Peserta yang lulus akan mengikuti pendidikan integrasi selama enam bulan di Akademi Militer Magelang.

“Hasil sidang Pantukhir hari ini merupakan keputusan mutlak dan keputusan bersama yang dapat dipertanggungjawabkan. Semoga keputusan yang diambil hari ini merupakan yang terbaik,” ungkap Marsekal Hadi.

Pendidikan akan dibuka pada 1 September 2020 di Akmil Magelang.

Beberap poin ditekankan Panglima TNI kepada Danejn Akademi TNI terkait faktor keamanan utamanya keselamatan dan perpindahan mengikuti pendidikan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Panglima TNI juga meminta untuk mengantisipasi calon yang mengundurkan diri ataupun tidak dapat mengikuti pendidikan karena sesuatu hal.

Penekanan juga diberikan terkait Covid-19, dengan memegang hasil Swab terakhir dan melaksanakan rapid test setiap dua minggu.

“Ikuti  protokol kesehatan termasuk dalam kehidupan di asrama, kegiatan makan, dan latihan,” urai Hadi.

“Kebijakan memberikan kesempataan kepada putra daerah atau keluarga besar TNI harus disikapi dengan menyiapkan calon lebih awal dan lebih baik,” kata Panglima TNI.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply