Korea Rilis Foto Final Assembly Jet Tempur KF-X dengan Vertical Stabilizers Terpasang, Apa Kabar Indonesia?

0

MYLESAT.COM – Di situs resminya, beberapa waktu lalu Korea Aerospace Industries (KAI) mengumumkan dimulainya perakitan akhir (final assembly) prototipe pesawat tempur KF-X di Sacheon yang diluncurkan pada 1 September 2020. Perakitan akhir diartikan sebagai menempatkan badan pesawat depan, tengah, belakang dan sayap utama secara bersama-sama sehingga terlihat sebagai sebuah pesawat terbang.

Baca Juga: 

Keberhasilan ini disiarkan secara terbuka oleh KAI di situs resminya, sehingga dunia bisa menyaksikan keberhasilan ini. Sebuah langkah ambisius telah diambil Korea Selatan dalam meraih kemampuan produksi jet tempur generasi terbaru yang dikenal sebagai KF-X (Korean Fighter eXperimental).

Namun dari foto terbaru yang dirilis defence blog, terlihat prototipe pertama pesawat tempur masa depan KF-X ini telah selesai dipasang vertical stabilizers. Sementara prototipe kedua disebutkan sedang dirakit dengan Fuselage Automated Splice System (FASS) secara otomatis.

Pesawat tempur KF-X (Korean Fighter eXperimental). Foto: KAI

KF-X adalah pesawat tempur siluman generasi baru yang menggabungkan elemen jet tempur generasi ke-5.

KAI telah berkomitmen penuh untuk memaksimalkan efisiensi pengembangannya tidak hanya dengan merekrut sekitar 800 insinyur, tetapi juga memperluas infrastruktur dengan pabrik baru yang hanya didedikasikan untuk setiap pengujian struktur, pengujian sistem, dan permesinan komposit.

KAI mengatakan bahwa KF-X adalah salah satu proyek nasional terpenting yang diberi prioritas tinggi. Proyek ini akan menggantikan pesawat tempur angkatan udara saat ini dan untuk memperkenalkan pesawat tempur generasi berikutnya yang dapat memenuhi konsep operasi medan perang di masa depan.

Dalam produksi KF-X, KAI memanfaatkan industri dalam negeri termasuk dalam bagian avionik utama. Komputer misi dan kontrol penerbangan, akan dipasang ke KF-X untuk uji darat dan uji terbang pasca uji kinerja tahun ini.

KAI memulai pengembangan proyek ini pada Desember 2015, dengan PDR (Preliminary Design Review) pada 2018, memulai permesinan bagian detail pertama pada Februari 2019 dan lulus CDR (Critical Design Review) pada September 2019.

Korean Fighter eXperimental ini akan selesai pada paruh pertama 2021, dengan uji terbang pertama dijadwalkan selesai pada 2022. Tahun 2026, sesuai skedul, pengembangan sistem akan dihentikan.

Selain itu, peralatan inti dari KF-X adalah radar AESA dan EW Suite (Integrated Electronic Warfare Equipment), IRST (infrared search and track) dan EO TGP (electro optical targeting pod). Semua akan menjalani verifikasi kinerja melalui uji fungsi dan uji darat.

Untuk proyek nasional ini, Korea melakukan studi yang mendalam. Studi ini melibatkan banyak pihak dan lembaga.

Foto diambil saat KF-X menjalani perakitan akhir. Foto: KAI.

Setidaknya ada 16 universitas, 11 laboratorium, dan 553 pemasok berpartisipasi dalam proyek KF-X. Termasuk tambahan 100 insinyur pengembangan yang direkrut tahun ini.

“Terima kasih atas kemitraan yang hebat dan kolaborasi industri, universitas dan institut, kami dapat meluncurkan perakitan terakhir dalam krisis covid-19. Tidak ada cara lain selain sukses. Kami akan berhasil di KF-X dan berkontribusi pada industri penerbangan Korea dan ekonomi nasional,” ujar CEO KAI Ahn, Hyunho.

Dalam rilis di situsnya, Korea Aerospace Industries (KAI) sama sekali sudah tidak menyinggung keterlibatan Indonesia dalam proyek KF-X ini.

Share.

About Author

Leave A Reply