Kenali 13th FS “Panther Pack”, Skadron Tempur USAF yang Tengah Latihan Perang di Pekanbaru

0

MYLESAT.COM – Umumnya skadron udara yang dioperasikan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) pastilah menyimpan sejarah panjang di medan tempur. Termasuk 13th Fighter Squadron yang merupakan bagian dari 35th Fighter Wing di Misawa Air Base, Jepang.

Baca Juga: 

Skadron tempur dengan julukan The Panther Pack ini tengah melaksanakan latihan pertempuran udara Cope West 2021 dengan Skadron Udara 3 dan 16 TNI AU. Ketiga skadron mengoperasikan pesawat sejenis, F-16 Fighting Falcon.

Jika kita membuka lembaran sejarah, perjalanan 13th Fighter Squadron sangatlah panjang.

Dimulai dari tahun 1942 saat pembentukan 313th Bombardment Squadron. Skadron baru ini bertugas di benua Amerika Serikat sebagai unit latih hingga dibubarkan setahun kemudian.

Skadron diaktifkan kembali pada 1966 sebagai 13th Tactical Fighter Squadron dan dikirim ke Perang Vietnam. Di medan perang baru ini, Skadron menerbangkan misi anti-SAM Wild Weasel dengan pesawat F-105 Thunderchief dan F-4 Phantom II dengan pangkalan di Korat Royal Thai Air Force Base.

Penerbang 13th FS (paling kanan) berbincang dengan Danwing 6 Kolonel Pnb Jajang Setiawan, Komandan Skadron 3 Letkol Pnb Agus Dwi, dan Atase Udara AS Kolonel Brian A Mc.Cullough di Lanud Rosemin Nurjadin. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Kemudian berpindah ke Udorn Royal Thai AFB pada Oktober 1967, menerbangkan F-4 dan harus berhadapan dengan MiG Vietnam Utara dan serangan darat. Dengan berakhirnya Perang Vietnam, skadron dinonaktifkan pada 1975.

Setahun kemudian dihidupkan kembali sebagai skadron latin latih di MacDill AFB, Florida dan dinonaktifkan lagi pada 1982.

Sepertinya biasa aktif-nonaktif skadron di lingkungan USAF. Karena pada 1985, diaktifkan sebagai 13th Tactical Fighter Squadron di Misawa dengan menerbangkan F-16. Itu didesain ulang Skuadron Tempur 13 pada tahun 1991. Tak lama kemudian memperoleh nama barunya 13th Fighter Squadron.

13th Fighter Squadron “Panther Pack”  mengoperasikan pesawat tempur F-16CM/DM Fighting Falcon Block 50.

Selama Perang Dunia II, 313th Bombardment Squadron diaktifkan pada 1 Februari 1942 di Lapangan Udara Bowman, Kentucky. Skadron menjadi satu dari tiga skadron dari 21st Bombardment Group.

Selama perang, Skadron dipindahkan ke Jackson Army Air Base, Mississippi dan menerbangkan pembom B-25 Mitchells. Dinamika skadron sangat tinggi sehingga berpindah ke Columbia Army Air Base, South Carolina on 24 April.

Pada 26 Mei, lagi-lagi Skadron pindah ke Key Field, Mississippi. Namun pada 8 Juni, Skadron menghentikan misi pelatihannya dan mulai menerbangkan misi antikapal selam. Untuk itu skadron berpindah lagi ke MacDill Field, Florida pada 26 Juni 1942.

Di MacDill, skadron menjalani konversi ke pesawat B-26 Marauder. Skadron kembali menerbangkan misi antikapal selam antara 31 Juli hingga 8 Agustus 1942. Kemudian 313th Bombardment Squadron melanjutkan misinya sebagai unit latih (OTU) di MacDill sampai dibubarkan pada 10 Oktober 1943.

Sejarah mencatat selama Perang Vietnam, pendahulu 13th Fighter Squadron membukukan prestasi yang pantas dibanggakan.

Tengok pada 2 Mei 1966, 13th Tactical Fighter Squadron diaktifkan di Korat Royal Thai Air Force Base dengan 388th Tactical Fighter Wing, menerbangkan F-105 Thunderchief dan F-4D Phantom II. Skadron menerbangkan misi Wild Weasel untuk menghancurkan situs rudal permukaan ke udara Vietnam Utara.

Pada Oktober 1967, skadron dipindahkan Udorn Royal Thai Air Force Base, menjadi bagian dari 432d Tactical Reconnaissance Wing.

Keberadaan 13th FS sudah ada sejak 1942. Skadron ini dikenal sebagai “Panther Pack”. Di Perang Vietnam, 13th FS membukukan 11 kills pesawat MiG Vietnam Utara. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Di Udorn, 13th Tactical Fighter Squadron menerbangkan F-4D dan F-4E yang tersisa di sana selama akhir perang. Pada 1971, skadron mengadopsi sebagai maskot seekor macan kumbang yang dijuluki “Eldridge”.

Skadron kemudian dikenal sebagai “Panther Pack”.

Jago di medan tempur, Skadron mencetak 11 kills pesawat MiG Vietnam Utara, mengumpulkan 21 kemenangan udara, dan menerbangkan lebih dari 30.000 sorti tempur.

Dengan riwayat perangnya, Skadron memperoleh 15 pita kampanye, enam Air Force Outstanding Unit Awards dengan Valor, dan Republic of Vietnam Gallantry Cross with Palm selama perang. Skadron dinonaktifkan pada Juni 1975.

Tak lama istirahat, skadron diaktifkan kembali pada 15 Januari 1976 di MacDill AFB sebagai 13th Tactical Fighter Squadron, bagian dari 56th Tactical Fighter Wing. Kemudian dinonaktifkan pada 1 Juli 1982.

Pangkalan Misawa

Pada 1 Juni 1985, 13th Tactical Fighter Squadron diaktifkan di Misawa Air Base, Jepang sebagai bagian ndari 432d Fighter Wing. Skadron mulai menerbangkan F-16A/B Fighting Falcon.

Patut dicatat, 13th TFS menjadi skadron tempur permanen pertama yang ditempatkan di daratan Jepang sejak 1972.

Pada 31 Mei 1991, 13th TFS diubah namanya menjadi 13th Fighter Squadron. Kemudian dipindahkan ke 35th Fighter Wing’s 35th Operations Group  pada 1 Oktober 1994, bagian dari penataan kembali organisasi untuk memastikan wing dengan jejak sejarha yang kuat tetap aktif.

Skadron mencapai kemampuan operasional awal (IOC) di pesawat F-16CJ pada 1996. Tail code skadron secara bersamaan diubah dari “MJ” menjadi “WW”, sebagai pengakuan atas warisan Wild Weasel.

Patch Cope West 2021 di lengan kiri penerbang 13th FS. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Pada 8 Juli di tahun yang sama, skadron menjadi unit F-16 dari Pacific Air Forces pertama yang dikerahkan untuk mendukung Operasi Southern Watch. Misi ini menegakkan zona larangan terbang di Irak selatan.

Selama Operasi Southern Watch, skadron menerbangkan misi tempur pertamanya sejak insiden Mayaguez tahun 1975.

Terhitung sejak 1996, 13th Fighter Squadron telah dikerahkan ke sejumlah operasi tempur. Seperti ke Afghanistan, Irak dan Yordania sebanyak sepuluh kali.

Terakhir pada 2014, Skadron kembali keYordania di mana Panthers membuka kampanye udara AS melawan ISIS, yang dikenal sebagai Operation Inherent Resolve (OIR).

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply