Yunani Borong 18 Jet Tempur Rafale Plus Rudal MBDA Meteor dari Dassault Aviation

0

MYLESAT.COM – Angkatan Udara Yunani atau yang lebih dikenal dengan Hellenic Air Force (HAF), menerima pesawat tempur Rafale pertama dari Perancis.

Penyerahan secara resmi jet tempur ini dilakukan pada 21 Juli 2021 di Dassault Aviation Flight Test Centre di Istres. Upacara dipimpin Menteri Pertahanan Yunani, Nikolaos Panagiotopoulos serta Presiden dan CEO Dassault Aviation, Eric Trappier.

Penyerahan pesawat di Istres ini menandai dimulainya pengiriman total 18 Rafale yang dipesan Angkatan Udara Yunani.

Berita pengiriman pesawat ini datang enam bulan setelah Yunani dan Perancis menandatangani kontrak untuk 18 Rafale yang dikonfigurasi dengan standar F3R terbaru. Kontrak pembelian ini sekitar 2,35 miliar dolar AS.

Pihak Dassault mengatakan bahwa pesawat pertama ini, serta lima berikutnya yang datang dari Angkatan Udara dan Antariksa Perancis, akan melatih penerbang dan teknisi Yunani di Perancis sebelum dikerahkan ke Tanagra Air Force Base.

Dalam kesepakatan yang disetujui parlemen Yunani pada Desember 2020, terdiri dari 12 Rafale bekas dari stok Angkatan Udara dan Antariksa Perancis (10 Rafale B single seat dan 2 model C twin seaters), enam pesawat baru dengan empat pesawat beserta paket dukungan logistik setengah tahun.

Kesepakatan terpisah senilai 400 juta Euro juga ditandatangani untuk membeli rudal udara ke udara BVRAAM MBDA Meteor dan untuk meningkatkan rudal yang sudah ada dalam inventaris Yunani, yaitu rudal udara ke udara Mica, rudal jelajah Scalp, dan rudal antikapal Exocet  untuk digotong Rafale.

Kelompok pertama penerbang Angkatan Udara Yunani, yang dilatih selama beberapa bulan oleh Perancis, dan 50 teknisi akan bergabung dengan Dassault Aviation Conversion Training Center (CTC) di Merignac, Perancis untuk melanjutkan pelatihan.

Rafale hadir sebagai pesawat tempur multiperan generasi terbaru untuk Angkatan Udara Yunani, yang memungkinkan Yunani memastikan posisi geostrategisnya dalam kedaulatan penuh.

Penyerahan Rafale pertama adalah demonstrasi yang jelas dari tekad Perancis untuk memenuhi harapan yunani dan untuk berpartisipasi aktif dalam kedaulatan negara.

Dassault Aviation dan Angkatan Udara Yunani telah bekerja sama selama lebih dari 45 tahun kemitraan yang kuat dan tidak terputus.

“Setelah Mirage F1 pada tahun 1974, Mirage 2000 pada 1985 dan Mirage 2000-5 pada 2000, Rafale sekarang dengan bangga terbang di Angkatan Udara Yunani. Rafale adalah Strategic Game Changer untuk Yunani. Ini akan memainkan peran aktif dengan mengamankan peran Yunani sebagai kekuatan regional utama. Saya ingin menegaskan kembali komitmen total kami terhadap keberhasilan Rafale di Yunani,” kata Eric Trappier, Ketua dan CEO Dassault Aviation.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply