Saab Buka Fasilitas di AS untuk Memudahkan Produksi Pesawat Latih T-7A Red Hawk

0

MYLESAT.COM – Pabrikan Saab dari Swedia mengumumkan pada Mei 2019, West Lafayette di Indiana, Amerika Serikat akan menjadi lokasi ekspansi sektor kedirgantaraan Saab. Pembangunan fasilitas dimulai pada 2020. Menurut rilis perusahaan, fasilitas yang dibangun khusus ini merupakan langkah besar dalam strategi ekspansi global dan pertumbuhan serta investasi Saab di AS.

Pembangunan fasilitas telah selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Selanjutnya akan dimulai sebagai lokasi produksi dalam negeri aft airframe section Saab untuk program pesawat pelatih T-7A Red Hawk.

Fasilitas ini juga akan mendukung penelitian dan pengembangan dalam otonomi, kecerdasan buatan, dan manufaktur canggih.

“Pembukaan ini menandai momen bersejarah bagi Saab. Fasilitas berteknologi tinggi ini dan tenaga kerjanya yang terus bertambah adalah hasil dari investasi berkelanjutan Saab di Amerika Serikat. Sama seperti T-7A Red Hawk yang akan melatih pilot tempur dan pembom, kami berharap dapat menyambut dan melatih generasi berikutnya dari insinyur kedirgantaraan dan SDM terampil lainnya,” kata Presiden dan CEO Grup Saab Micael Johansson.

“Indiana adalah kampung halaman bagi Saab, sangat menyenangkan berada di sini hari ini untuk merayakan pembukaan fasilitas fantastis ini,” kata Gubernur Indiana Eric J. Holcomb.

Pada 2027, Saab mengharapkan mempekerjakan 300 karyawan di fasilitas ini. Termasuk perakit, insinyur, sistem administrator, dan banyak lagi. Fasilitas West Lafayette juga akan bekerja sama dengan Universitas Purdue dalam penelitian dan pengembangan sistem sensor, kecerdasan buatan, dan banyak lagi.

Saab berencana mengekspor produk dan teknologi dari fasilitas ini.

“Fasilitas baru ini adalah lokasi ketujuh kami di AS – sebagai Saab, Inc., kami bangga menjadi perusahaan yang dikelola Amerika yang menjual produk buatan Amerika,” kata Erik Smith, Presiden dan CEO Saab, Inc.

T-7A Red Hawk adalah sistem pelatihan pilot canggih yang dirancang dan diproduksi melalui kemitraan Saab-Boeing untuk Angkatan Udara AS. Sistem ini akan melatih pilot tempur dan pembom generasi berikutnya.

Situs Saab di West Lafayette ini akan membangun bagian belakang dengan subsistem terpasang yang membentang dari belakang kokpit ke ujung pesawat, dan memasoknya ke jalur perakitan akhir Boeing di St. Louis untuk bergabung dengan bagian depan, sayap, sirip, dan ekor.

T-7A Red Hawk telah dinamai sebagai ode untuk Tuskegee Airmen yaitu kelompok penerbang tempur Afrika-Amerika pertama di Korps Udara Angkatan Darat AS, yang akhirnya menjadi Angkatan Udara AS.

Dalam Perang Dunia II, para penerbang berkulit hitam ini sering mengecat pesawat mereka dengan skema warna ekor merah. T-7A secara resmi dinamai Red Hawk untuk menghormati mereka.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply