MYLESAT.COM – Polandia meneguhkan rencananya untuk mengakuisisi ratusan kendaraan tempur (ranpur) Cougar 4×4 yang tidak lagi digunakan oleh militer AS.
Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak menyebutkan di aku sosial medianya, Angkatan Darat Polandia akan memperoleh 300 ranpur Cougar 4×4 MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) bekas pakai AS.
Menurut media Polandia, berkat prosedur yang dipercepat, kendaraan Cougar akan tiba di Polandia pada awal 2022. Kontrak juga mencakup paket logistik dan pelatihan.
Militer AS saat ini membutuhkan lebih sedikit MRAP karena mengurangi operasinya di Afghanistan. Sementara saat bersamaan, ada ribuan MRAP yang ditawarkan kepada sekutu dan mitra.

Polandia sudah berpengalaman mengoperasikan Cougar dari pinjaman AS. Terlihat di sini Cougar seperti mobile outpost dalam operasi di pegunungan yang jauh dari posko. Foto: wikipedia
MRAP dikembangkan dengan cepat sebagai jawaban atas situasi aktual di medan operasi saat itu. Pasukan AS di Irak dan Afghanistan, dihantam peledak buatan (improvised explosive device) yang sulit dideteksi. tersebut.
Model 4×4 Cougar MRAP adalah kendaraan dengan tiga pintu, menggunakan mesin diesel, berkapasitas tiga ton dengan penggerak empat roda.
Cougar dilengkapi dengan transmisi otomatis dan selain pengemudi dan co-driver. Ranpur ini memiliki tempat duduk untuk empat penumpang tambahan.
Setiap kursi dilengkapi sabuk pengaman di empat titik. Kendaraan dilengkapi pintu pengemudi serta pintu ganda untuk kompartemen penumpang, dan juga pintu aksesibilitas tunggal di atap.
Cougar 4×4 MRAP adalah adalah keluarga dari kendaraan lapis baja yang diproduksi Force Protection Inc. Ranpur ini diintegrasikan oleh Spartan Motors.
Cougar memiliki kemampuan pertahana dari terjangan amunisi senjata ringan, ranjau darat, dan alat peledak improvisasi (IED). Untuk itu, desain ranpur merupakan kombinasi fitur dan bahan untuk melindungi kru dan kompartemen mesin dari berbagai serangan.
Desain Cougar menggunakan sasis monokok dan lambung berbentuk V yang memanjang ke ruang mesin.
Desain V-shaped hull dinilai cukup efektif untuk membuang efek ledakan ranjau di bawah kendaraan ke samping. Selain dibantu oleh ground clearance ranpur.

Sebuah Cougar hancur setelah dihantam IED di Al Anbar, Irak. Semua kru dilaporkan selamat. Foto: wikipedia
Meski sudah dirancang spesial, tetap saja situasi di lapangan berkembang. Terakhir pada 5 Januari 2012, Tim EOD USAF yaitu Tim Tripwire dan tiga awak pesawat, terbunuh oleh serangan IED yang diledakkan dari jarak jauh.
Sementara sebuah Mastiff (Cougar versi Inggris) juga mengalami serangan IED di Afghanistan pada April 2013, menyebabkan tiga kematian.
Karena saat itu untuk beroperasi di kawasan gurun, Cougar dilengkapi pendingin udara ganda untuk menjaga kondisi pasukan agar tidak kepanasan dalam suhu di atas 38 derajat C di Irak.
Sejak November 2008, sebanyak 40 Cougar H dipinjamkan oleh Amerika Serikat untuk kontingen Polandia di Afghanistan. Polandia melengkapi Cougar pinjamannya dengan senapan mesin PK 7,62mm.