Waktu Cepat Berlalu, USAF Ternyata Sudah Terbangkan F-22 Raptor Selama 15 Tahun

0

MYLESAT.COM – Teknologi begitu cepat berlalu, secepatnya laju pesawatnya sendiri. Seperti pesawat tempur F-22 Raptor Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF), yang disebut sebagai jet tercanggih di kolog jagat, AS ternyata sudah berusia 25 tahun sejak penerbangan pertamanya pada
7 September 1997.

Raptor yang melakukan penerbangan perdana di Marietta, Georgia, setelah enam tahun pengembangan, muncul sebagai yang pertama dari Jet Tempur Generasi ke-5.

Program ini menerima persetujuan untuk memasuki produksi awal tingkat rendah pada 2001. Evaluasi operasional dan pengujian awal oleh Pusat Uji dan Evaluasi Operasional Angkatan Udara berhasil diselesaikan pada 2004.

Berdasarkan kematangan desain dan faktor-faktor lain, program menerima persetujuan untuk produksi tingkat penuh pada 2005. Komando Pendidikan dan Pelatihan Udara, Komando Tempur Udara dan Angkatan Udara Pasifik adalah organisasi USAF pertama yang menerbangkan F-22.

Jet tempur canggih yang sangat revolusioner ini sempat dinamakan F/A-22 untuk sementra waktu sebelum berganti nama menjadi F-22A pada Desember 2005.

F-22 Raptor adalah kombinasi dari siluman, supercruise, kemampuan manuver, dan avionik terintegrasi, ditambah peningkatan daya dukung. Pesawat ini merupakan lompatan eksponensial dalam kemampuan tempur.

Raptor melakukan misi udara ke udara dan udara ke darat yang memungkinkan realisasi penuh konsep operasional penting untuk Angkatan Udara abad ke-21.

F-22, komponen penting dari Gugus Tugas Serangan Global (Global Strike Task Force), dirancang untuk memproyeksikan dominasi udara dengan cepat dan pada jarak yang jauh dan melumpuhkan ancaman yang mencoba menolak akses ke Angkatan Udara, Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Korps Marinir AS.

F-22 Raptor digadang-gadang merupakan pesawat tempur yang tidak tertandingi saat ini.

Lockheed Martin mengatakan bahwa Raptor terus memberikan superioritas udara dan merupakan pathfinder untuk generasi berikutnya dari dominasi udara.

Sebuah F-22 Raptor dilaporkan berharga antara 105-150 juta, namun akan membengkak jadi 334 juta dolar AS jika menyertakan perkiraan biaya penelitian dan pengembangan.

Amerika Serikat tidak menjual sekalipun hanya satu unit F-22 Raptor ke negara sahabatnya. Lockheed Martin sudah memproduksi 195 dengan rincian delapan untuk tes dan 187 dalam status operasional. Pesawat ini hanya dioperasikan oleh Angkatan Udara AS.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply