Untuk US Army, Sierra Nevada Corporation Akan Bangun Pesawat Intai Berbasis Bombardier Global 6500

0

MYLESAT.COM – Pesawat intai selalu menempati posisi tertinggi di militer Amerika Serikat. Secanggih apapun striking force, niscaya tidak akan bisa maksimal tanpa dukungan data intelijen.

Untuk itu, Sierra Nevada Corporation (SNC) mengumumkan bahwa pihaknya tengah mengembangkan pesawat high-altitude intelligence, surveillance, and reconnaissance (ISR) baru. Pesawat dikembangkan dari jet bisnis Bombardier Global 6500.

SNC sedang mengembangkan platform Aerial Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (AISR) baru yang disebut RAPCON-X untuk mengantisipasi program Angkatan Darat AS (US Army).

SNS mengatakan bahwa mereka menghabiskan lebih dari 200 juta dolar AS untuk membangun armada jet mendahului kemungkinan program AS terbaru.

Saat ini, perusahaan memodifikasi dua Bombardier Global 6500 sebagai prototipe teknologi intelijen, pengawasan dan pengintaian. Pengerjaan pesawat RAPCON-X dimulai setahun yang lalu.

“Dalam upaya untuk membangun sesuatu yang dibutuhkan Angkatan Darat dan Departemen Pertahanan sebelum mereka membutuhkannya,” kata Tim Harper, direktur senior pengembangan bisnis untuk divisi Solusi dan Teknologi Misi SNC.

Tim Harper menjelaskan bahwa SNC memiliki sejarah panjang dalam mengembangkan solusi untuk tantangan yang sulit, dan pihaknya memahami proses ini tidak pernah berakhir.

“Kami telah berkecimpung di industri ini selama hampir 60 tahun, dan memahami bahwa terkadang, kebutuhan muncul dengan kecepatan yang tidak sesuai dengan proses pengadaan pemerintah. Silsilah kami yang ditunjukkan dalam memberikan solusi di seluruh DOD dan pelanggan internasional, dikombinasikan dengan tim insinyur terbaik kami, memberi kami kemampuan untuk mengidentifikasi kebutuhan masa depan dan mengatasinya hari ini,” bebernya.

Pesawat mata-mata baru ini mampu mengakomodasi paket intelijen radar dan sinyal yang dipilih kustomer.

Modifikasi khusus militer semuanya dikembangkan menggunakan rekayasa sistem berbasis model dengan desain arsitektur terbuka, yang dimaksudkan untuk mengakomodasi sensor apa pun yang dibutuhkan kustomer untuk menyelesaikan misi.

RAPCON-X dirancang untuk memberikan intelijen sinyal taktis atau SIGINT, yang paling tepat waktu, akurat, dan relevan kepada komandan.

Intelijen yang dikumpulkan selama misi RAPCON-X akan dikirim kembali ke analis yang beroperasi di stasiun darat di luar area musuh.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply