Kita Masih Wacana, Bandara Toowoomba di Australia Akan Jadi Bandar Antariksa Virgin Orbit

0

MYLESAT.COM – Eksploitasi luar angkasa tidak pernah berhenti. Manusia terus mencari cara untuk memijakkan kakinya di tempat nun jauh. Banyak cara untuk pergi ke luar angkasa. Seperti menggunakan roket yang diluncurkan dari pesawat. Langkah itu sudah dipilih Virgin Orbit.

Bandar antariksa internasional sebagai tempat peluncuran roket terbaru yang akan digunakan Virgin Orbit adalah Bandara Toowoomba Wellcamp di Toowoomba Region, Queensland, Australia. Toowoomba Wellcamp Airport adalah bandara swasta yang dimiliki keluarga Wagner.

Rencana itu diumumkan Virgin Orbit pada Selasa (20/9/2022). Peluncuran satelit dari bandara ini akan menggunakan pesawat Boeing 747 yang dimodifikasi.

Perusahaan mengatakan bahwa pihaknya telah menandatangani MOU dengan perusahaan pengembangan infrastruktur Australia Wagner Corporation, yang akan melakukan peluncuran “demonstrator” pada 2024. Persiapan akan terjadi dalam tiga tahun.

Virgin Orbit adalah penerus proyek yang dimulai Virgin Galactic, yang akan menggunakan pesawat Boeing 747-400 yang dimodifikasi untuk meluncurkan satelit ke luar angkasa dari udara.

Roket dilepaskan dari wing pod B747-400 dan siap melesat menuju orbitnya. Foto: virgin orbit

Bandara Toowoomba Wellcamp dipilih Virgin Orbit karena kondisi geografisnya yang ideal untuk peluncuran satelit. Banyak lokasi di Australia menjadi tujuan peluncuran yang menarik, karena tersedianya orbit yang dapat dicapai dari benua.

Rencana untuk peluncuran dalam 18 bulan ke depan sudah berlangsung, menurut Perdana Menteri Queensland, Annastacia Palaszczuk.

“Pemerintah berkomitmen untuk bekerja sama dengan kedua perusahaan dalam upaya mereka untuk mengesahkan Bandara Toowoomba Wellcamp sebagai pelabuhan antariksa nasional untuk demonstrasi peluncuran orbital,” katanya.

Bandara Toowoomba Aerospace and Defense Precinct akan menjadi hub yang berkembang untuk industri penerbangan dan luar angkasa. Boeing mengumumkan akan membangun fasilitas produksi UAV di bandara ini.

Proyek Virgin Orbit telah berkembang dengan cepat dalam beberapa tahun terakhir, melakukan empat peluncuran roket yang berhasil dipasang di pesawat sejak peluncuran pertama pada Januari 2021.

Perusahaan ini dijadwalkan untuk peluncuran pertamanya di luar AS dalam waktu dekat, dengan roket yang akan diluncurkan dari pesawat lepas landas dari Spaceport Cornwall di Inggris.

Berbicara tentang MOU dengan Wagner, CEO Virgin Orbit, Dan Hart mengatakan bahwa perusahaan senang membawa sistem peluncuran orbital ke Australia.

“Menggabungkan pengetahuan mendalam mereka tentang pengembangan infrastruktur dan ketertarikan pada kedirgantaraan dengan sistem LauncherOne kami yang terbukti dan responsif, kami memiliki semua bahan untuk membawa penerbangan luar angkasa ke Queensland,” katanya.

Biak di Papua pernah akan dijadikan bandara antariksa (space port) untuk peluncuran sejenis, karena letaknya yang sangat dekat dengan orbit. Biak menjadi tempat strategis sebagai lokasi pembangunan pusat peluncuran roket.

Lokasinya di khatulistiwa yang mempersingkat jarak orbit, juga dekat dengan laut sebagai tempat pembuangan sisa roket. Namun sampai sekarang masih wacana.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply