MYLESAT.COM – Peresmian Gedung Simulator Pesawat NC-212i “Agung Priantoro” oleh KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang (13/01/2023), adalah sesuatu yang pantas dibanggakan. “Ini karya anak bangsa,” ujar Marsekal Fadjar memberi apresiasi.
Highlight atau penekanan KSAU bahwa simulator ini karya anak bangsa, kiranya penting dalam konteks agenda pemerintah yang disampaikan Presiden Joko Widodo di awal tahun. Jokowi meminta para pemegang kepentingan negara untuk lebih mempercepat peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) yang tertuang melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2022.

KSAU dan Ibu Inong Fadjar Prasetyo melihat langsung Simulator NC-212i Aviocar karya anak bangsa ini. Foto: Dispenau
Dalam rangka itu, KSAU pun sudah membicarakan program tersebut secara khusus dengan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Letjen (Pur) M. Herindra. TNI AU mengawali tahun 2023 dengan pembangunan fasilitas yang selaras dengan program pemerintah.
Tidak hanya bangga dengan karya anak bangsa ini, KSAU juga menyampaikan bahwa Simulator Pesawat NC-212i di Lanud Abdulrachman Saleh adalah yang pertama di dunia.
“Simulator Pesawat NC-212i di Lanud Abdulrachman Saleh ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di dunia,” tegas Fadjar. Almarhum Kapten Agung Priantoro adalah penerbang Skadron 4 yang gugur dalam tugas.
Sebelum diresmikan KSAU, telah dilaksanakan uji fungsi dinamis Flight Training Device (FTD) pesawat NC212i Aviocar oleh PT Tabel Aero Pratama selaku pelaksana teknis pada 22 Desember 2022.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengungkapkan bangganya bahwa Simulator NC-212i Aviocar ini karya anak bangsa dan satu-satunya di dunia. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Gedung simulator yang berada di belakang Skadron Udara 21 dan dilengkapi Flight Training Device ini sebagai perwujudan kemandirian industri pertahanan dalam negeri yang tentunya juga memberikan nilai keutamaan tersendiri.
“FTD ini berperan penting untuk meningkatkan pemahaman para aircrew terhadap teknologi pesawat NC-212i yang menggunakan avionik glass cockpit modern,” jelas KSAU.
Fasilitas FTD ini akan sangat membantu dalam pelatihan para penerbang baru atau siswa Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Angkut atau KPTPA, utamanya pada materi adaptasi kokpit. Sehingga para penerbang yang akan bertugas di skadron angkut dapat lebih siap sebagai penerbang angkut profesional.
KSAU menekankan agar penerbang Skadron 4 mengoptimalkan penggunaan simulator ini, khususnya menyimulasikan kondisi emerjensi dalam penerbangan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Skadron 4 menjadi andalan dalam operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). “Kita akan sangat membutuhkan pelatihan yang memadai, khususnya melalui FTD yang ditempatkan di gedung ini,” ucap KSAU.
“Selaku pimpinan Angkatan Udara, saya berharap dengan dibangunnya Gedung Simulator Pesawat NC-212i Agung Priantoro ini, akan menunjang peningkatan profesionalisme dan kemampuan awak pesawat NC212i secara signifikan, khususnya akan semakin meningkatkan safety dalam misi penerbangan,” beber KSAU.

Simulator ini dilengkapi Flight Training Device yang bisa menyimulasikan berbagai kondisi penerbangan. Foto: beny adrian/ mylesat.com
KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo mengingatkan kepada pengguna untuk terus mengevaluasi penggunaan fasilitas simulator ini, sehingga dapat ditingkatkan potensi pemanfaatan dan kualitasnya di masa depan.
KSAU tidak lupa menekankan untuk merawat dan menjaga fasilitas yang tidak hanya mahal ini tapi juga bernilai strategis. Sehingga dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya hingga jangka waktu yang panjang.
“Akhirnya, dengan mengharap ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Jumat, 13 Januari tahun 2023, Gedung Simulator beserta Flight Training Device Pesawat NC-212i Agung Priantoro di Lanud Abdulrachman Saleh, dengan ini saya nyatakan resmi digunakan.”