Kolonel Pnb Sugiyanto Berhasil Terbangkan Prototipe F-21 Boramae, KSAU: Pengakuan Atas Profesionalisme Penerbang TNI AU

0

MYLESAT.COM – Sesuai rencana yang disampaikan Kolonel Pnb Muhammad “Mammoth” Sugiyanto tahun lalu tak lama setelah penerbangan perdana F-21 Boramae pada 19 Juli 2022, penerbang TNI AU yang menjadi duta Bangsa Indonesia akan menerbangkan Boramae tahun ini. Janji itu terwujud.

Baca Juga: 

Prototipe Nomor 4 jet tempur generasi 4,5, F-21 Borame yang diterbangkan Kolonel Pnb Muhammad “Mammoth” Sugiyanto bersama Jim Tae Bom dari KAI. Foto: KAI

Dua selebrasi layak kita ungkapkan untuk menyambut kemeriahan hari Selasa, 16 Mei 2023. Pertama, tim Garuda berhasil membawa pulang medali emas cabang sepak bola dari ajang Sea Games di Kamboja. Penanti 32 tahun itu pun berakhir indah.

Kedua, di sebuah kota di Sacheon, Korea Selatan yang berjarak sekitar 3.400 kilometer di timur laut Kamboja, telah berlangsung penerbangan prototipe Nomor 4 pesawat tempur F-21 Boramae. Memang tidak lagi seistimewa first flight tahun lalu.

Namun bagi Indonesia, peristiwa ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya penerbang TNI AU menerbangkan Boramae.

Kesempatan yang sudah direncanakan ini diberikan kepada Kolonel Pnb Muhammad “Mammoth” Sugiyanto untuk on seat di Nomor 4 yang merupakan versi kursi ganda (tandem) Boramae di Pangkalan Udara Sacheon, Korsel.

Fotografer KAI mengabadikan Kolonel Pnb Muhammad “Mammoth” Sugiyanto usai menerbangkan F-21 Boramae. Foto: KAI

Penerbangan kemarin itu diawaki oleh penerbang uji KAI yaitu Jim Tae Bom dari KAI (front seat) dan Kolonel Sugiyanto di backseat. Misi hari itu untuk menguji sistem Communication, Navigation and Identification (CNI-1) & Core Avionics.

Menurut rilis TNI AU, penerbangan selama hampir satu jam itu berlangsung pada pukul 10.35 hingga 11.34 waktu setempat di Area South of Sacheon AFB. Bertindak sebagai pesawat chaser (pengawal) adalah sebuah pesawat F-16 Fighting Falcon ROKAF (Angkatan Udara Korea).

Setelah penerbangan dilanjutkan dengan congratulation party pada sore harinya, bersama perwakilan dari KAI dan PTDI.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo pun menyambut gembira keberhasilan Kolonel Sugiyanto menerbangkan F-21 Boramae. Selain itu, KSAU juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Indonesia yang dipercaya mengawal pembuatan pesawat Boramae di fasilitas KAI.

“Sangat membanggakan, karena pelibatan penerbang TNI AU dalam misi kemarin itu merupakan sebuah pengakuan atas profesionalisme penerbang TNI AU,” ungkap Marsekal Fadjar bangga. KSAU berharap seluruh proses pengujian yang dilakukan di fasilitas KAI secara bertahap itu akan berjalan lancar dan aman.

Kolonel Pnb Mohammad Sugiyanto merupakan alumni AAU 2000. Dengan mengantongi lebih dari 3.000 jam terbang, alumni SMA Taruna Nusantara ini merupakan penerbang pesawat tempur Hawk 100/200 di Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak.

Dalam penugasan di Korea Selatan ini, Sugiyanto melaksanakannya berdua dengan yuniornya Letkol Pnb Ferrel “Venom” Rigonald. Keduanya diberi tanggung jawab sebagai test pilot F-21 Boramae sesuai komitmen Indonesia untuk terlibat dalam proyek pengembangan jet tempur generasi 4,5 ini.

Selebrasi menyambut keberhasilan penerbangan prototipe Nomor 4 F-21 Boramae oleh Kolonel Pnb Muhammad “Mammoth” Sugiyanto. Foto: KAI

Penerbangan tandem ini juga mengawali penerbangan perdana prototipe 5 (single seat), yaitu tipe yang akan digunakan oleh TNI AU.

Untuk itu pada hari yang sama telah dilaksanakan penerbangan perdana prototipe nomor 5 oleh test pilot ROKAF. Pesawat inilah yang akan diserahkan ke Indonesia pada fase terakhir di 2026.

Semoga program pembuatan pesawat tempur masa depan Indonesia Korsel ini sukses, selain agar mampu menguasai teknologi kunci pembuatan pesawat tempur juga memperkuat TNI AU untuk meniadi Anakatan (dara vana disenani di

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply