Panglima TNI Buka Latsitarda Nusantara ke-43 di Ranah Minang, “Peran Kalian Sangat Vital”

0

MAYLESAT.COM – Provinsi Sumatera Barat mendapat kehormatan tahun ini dengan kedatangan 1.373 taruna dari tiga matra Akademi TNI, Akademi Kepolisian, dan praja IPDN untuk mengikuti kegiatan latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-43 tahun 2023.

Latsitardanus di Sumatera Barat dipusatkan di lima wilayah yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Solok, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Pasaman. Peserta Latsitarda Nusantara tiba di Padang pada 17 Mei 2023 dengan menggunakan dua kapal perang TNI AL.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membuka Latsitarda Nusantara ke-43 di Sumatera Barat. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Latsitarda Nusantara ke-43 di ranah minang ini diikuti Taruna dan Taruni dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Kepolisian (Akpol), STIN dan IPDN serta mahasiswa perguruan tinggi di Sumbar.

Kegiatan latihan inilah yang dibuka Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di halaman Istana Gubernuran Sumatera Barat di Padang, Jumat (19/05/2023).

Pembukaan Latsitarda Nusantara ke-43 dihadiri oleh KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrahman, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah serta pejabat Forkopimda.

Latsitarda merupakan program wajib yang harus diikuti setiap taruna pada akhir masa pendidikan mereka sebelum dilantik Presiden. Latsitarda yang intinya adalah bakti sosial TNI dan Polri di daerah, akan berlangsung selama tiga minggu.

“Latsitarda Nusantara merupakan realisasi kegiatan integratif taruna Akademi TNI dan Kepolisian yang diselenggarakan di setiap akhir pendidikan,” ungkap Panglima TNI dalam sambutannya.

Pembukaan Latsitarda Nusantara ke-43 dimeriahkan drumband gabungan taruna dilanjutkan kirab kota. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Panglima mengatakan harapannya agar Latsitarda Nusantara yang diselenggarakan setiap tahun ini dapat menjadi momentum untuk membangun sinergitas antara TNI-Polri dan masyarakat.

“Seluruh agenda yang dilaksanakan bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam upaya meningkatan kesejahteraan masyarakat. Sasaran dalam kegiatan baik pembangunan fisik maupun nonfisik, akan menjadi kontribusi nyata dari para peserta untuk meringankan beban masyarakat di daerah latihan,” tutur Laksamana Yudo.

Disampaikan Yudo, latihan diarahkan untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan jiwa kejuangan, cinta tanah air serta semangat gotong royong yang akan cikal bakal sinergitas dan soliditas TNI-Polri.

Semangat sinergitas dan gotong royong sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia yang saat ini mendapat bonus demografi, yang akan mencapai puncaknya pada 2030.

Pemerintah terus melakukan beragam upaya untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, yaitu manusia Indonesia yang sehat, cerdas, adaptif, inovatif, dan berkarakter. Upaya tersebut bertujuan agar bonus penduduk usia produkti, dapat berperan sepenuhnya dalam memajukan pembangunan nasional menuju Indonesia emas 2045.

Panglima TNI dan Kapolri memberikan penjelasan kepada awak media usai membuka Latsitarda Nusantara ke-43 di Sumatera Barat. Foto: beny adrian/ mylesat.com

“Peran para pemuda yang saat ini berdiri di hadapan saya, akan menjadi sangat vital dalam upaya membawa Indonesia keluar dari middle income trap dan menjadi negara maju,” kata Panglima TNI.

Di akhri sambutannya, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menekankan kepada seluruh peserta Latsitarda untuk melaksanakan tugas dengan ikhlas dan pernuh rasa tanggung jawab. Hindari bersikap arogan. “Ingat, kalian berada di saat akhir pendidikan, yang merupakan waktu kritis dan menentukan keberhasilan pendidikan kalian,” tegas Yudo mengingatkan.

Pembukaan Latsitarda Nusantara ke-43 dimeriahkan drumband gabungan Taruna Akademi TNI-Kepolisian dan IPDN. Tak kalah serunya adalah manuver tiga jet tempur F-16 Fighting Falcon asal Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply