MYLESAT.COM – Setelah sekitar 30 tahun mengabdikan diri untuk bangsa negara, akhirnya 64 perwira tinggi TNI AU ini mengakhiri masa baktinya yang panjang dan penuh suka duka. Upacara Wisuda Purnawira Pati TNI AU tahun 2023 dipimpin oleh KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan berlangsung di Gedung Handrawina, Akademi Angkatan Udara, Sabtu (29/7/2023).
Aula besar Handrawina di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, adalah sebuah “kenangan” yang tak akan terlupakan bagi semua perwira TNI AU yang pernah mengecap pendidikan di AAU.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memberikan sambutan dalam Upacara Wisuda Purnawira Pati TNI AU 2023. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Di ruang besar nan lapang inilah mereka pertama kali merasakan makan bersama baik pagi siang dan malam sebagai taruna AAU. Tidak heran jika 30-an tahun kemudian mereka kembali berkumpul di ruang yang sama namun untuk yang terakhir kalinya, suasananya menjadi penuh haru.
Setiap perwira yang melalui passing out parade saat keluar dari Handrawina, berusaha menjemput kembali kenangan masa lalunya, melihat berkeliling, meraba sudut meja yang pernah didudukinya untuk pertama kali, dan mengenang setiap sudut Handrawina yang penuh makna.
Ketika saat ini tiba, sedih akan menjadi tawa, perih akan menjadi cerita, kenangan akan menjadi guru, dan rindu akan menjadi penyatu. Betul kata orang bijak bahwa senja tak pernah salah, hanya kenangan yang membuatnya basah.
Upacara Wisuda Purnawira Pati TNI AU menjadi satu rangkaian dengan peringatan Hari Bakti TNI AU. Keduanya menyimpan makna pengabdian yang tulus demi nusa bangsa. Sehari sebelumnya, seluruh peserta upacara wisuda mengikuti acara Sambung Rasa di Gedung Sabang Merauke di AAU.

Total 64 perwira tinggi TNI AU mengikuti upacara wisuda di Gedung Handrawina AAU. Terlihat Marsdya (Pur) Bagus Puruhito. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Di Handrawina ini, semua peserta upacara duduk membentuk lingkaran “U” menghadap ke selatan (pintu utama Handrawina). Setiap perwira tinggi duduk didampingi istri atau suami masing-masing, dengan dua taruna di belakangnya sebagai generasi penerus.
Setelah upacara dimulai, KSAU dan Ibu Inong menghampiri satu per satu para peserta upacara sambil menyerahkan penghargaan, Lencana Swa Bhuana Paksa, Pisau Bhuana Sakti, Hand Bouquet dan Cinderamata. Saat bersamaan, pembawa acara membacakan riwayat singkat Pati yang juga ditampilkan di layar lebar.
Setelah prosesi ini selesai, kesemua perwira tinggi ini berjalan satu demi satu keluar dari Handrawina. Karpet biru dibentangkan, dan para purnawirawan berjalan pelan dalam tradisi passing out parade di depan jajar para Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Udara sambil mengacungkan belati pendek (pedang pora) saat meninggalkan Gedung Handrawina.
Tradisi pelepasan ini makin lengkap dengan melintasnya pesawat KT-1B Wong Bee Jupiter Aerobatic Team di atas Handrawina, seolah ingin mengantarkan para senior mereka yang akan memasuki masa purnawirawan.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Ibu Inong melaksanakan foto bersama dengan setiap wisudawan usai menyerahkan cinderamata. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Tuntaslah pengabdian itu. Namun mengutip Marsekal (Pur) Chappy Hakim, pensiun bukanlah akhir dari pengabdian. Retired but not expired.
“Setelah melintasi perjalanan karier yang panjang dan penuh tantangan, kini para wisudawan telah tiba pada momen yang sangat bersejarah, yakni pada pengujung karier sebagai prajurit TNI Angkatan Udara. Bila kita melihat kembali perjalanan panjang ini, rasanya seperti baru kemarin para wisudawan dengan semangat membara berjuang bersama dalam mengawal tanah air. Kini, dengan semangat yang sama, para wisudawan dapat berdiri tegap dan bangga, bahwa amanah mulia yang diagungkan melalui sumpah perwira berpuluh tahun lalu, telah lengkap terlaksana,” tutur Marsekal Fadjar dalam sambutannya.
Tentu perjalanan mengemban amanah ini telah menorehkan cerita dan kesan yang sangat mendalam. Baik senang maupun susah, hingga gelak tawa maupun air mata. “Para wisudawan tentunya sepakat, di balik perjalanan hidup sebagai insan manusia, sepertinya tidak ada yang dapat menggantikan indahnya pengalaman mengabdi dalam organisasi TNI Angkatan Udara yang kita cintai,” ucap KSAU.

Para perwira tinggi TNI AU peserta Upacara Wisuda Purnawira Pati TNI AU 2023. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Mengajak hadirin bernostalgia, KSAU mengatakan bahwa puluhan tahun silam, mungkin para wisudawan hanyalah seorang pemuda yang bercita-cita menjelajahi luasnya dirgantara Indonesia. Kini, kita dapat saksikan bersama para wisudawan tak hanya telah meraih cita-citanya, namun lebih dari itu, memberikan darma bakti terbaik untuk negeri.
“Perkembangan TNI AU sebagaimana kita saksikan hari ini, juga berkat upaya dan jerih payah para wisudawan dalam meletakkan fondasi untuk memajukan organisasi yang kita cintai ini,” jelas Fadjar. KSAU mengajak seluruh wisudawan untuk bergabung dengan PEPABRI (Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri), PPAU (Perhimpunan Purnawirawan TNI AU) dan juga PERIP (Persatuan Istri Purnawirawan). Sehingga jalinan silaturahmi dengan organisasi TNI AU dapat terus terjaga.
Usai upacara, Ketua Umum PEPABRI Jenderal (Pur) Agum Gumelar menyerahkan kartu anggota secara simbolis kepada Marsdya (Pur) Tatang Harlyansyah sebagai perwakilan. Ibu Inong Fadjar Prasetyo juga menyerahkan cinderamata kepada warakawuri mewakili suaminya yang sudah wafat

Dari kiri ke kanan: Ketua Umum PEPABRI Jenderal (Pur) Agum Gumelar, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Marsdya (Pur) Tatang Harlyansyah sebagai perwakilan menerima kartu anggota PEPABRI. Foto: beny adrian/ mylesat.com
“Saya mengharapkan kesediaan para wisudawan, kiranya berkenan melanjutkan kontribusinya dalam bentuk bimbingan serta nasehat bagi para generasi penerus,” pinta KSAU.
“Saat nanti para wisudawan melangkah melewati jajar kehormatan, saat itu pulalah terukir tinta emas kebanggaan dan kehormatan, atas pengabdian tanpa batas yang menjadi tonggak sejarah TNI Angkatan Udara,” kata KSAU.
Swa Bhuana Paksa tetap di hati.