Jajal In-flight Refuelling Simulator Airbus di Singapore Airshow, KSAU Surprise Karena Motoriknya Masih Oke

0

MYLESAT.COM – Singapore Airshow 2024 (SA24) memberikan energi baru bagi dunia kedirgantaraan. Setelah terpuruk pada masa pandemi, SA24 memulai debutnya yang dihadiri ratusan perwira militer senior dari seluruh dunia. KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo turut menghadiri pembukaan SA24 di Changi Exhibition Centre pada 20 Februari 2024.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mencoba simulator pengisian bahan bakar di udara Airbus. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Saat berkeliling ruang pameran bersama pejabat TNI AU yang mendampingi, KSAU di antaranya mampir di stand Airbus. Cukup lama KSAU berada di stand Airbus, selain tentunya membicarakan pesawat angkut A400M Atlas yang dibeli Pemerintah Indonesia untuk dioperasikan TNI AU.

Di paviliun Airbus ini juga KSAU diberi kesempatan mencoba simulator pengisian bahan bakar di udara (in-flight refuelling simulator). Ketika ditawarkan untuk mencoba, Marsekal Fadjar langsung mengiyakan ajakan tersebut.

Pengisian bahan bakar di udara adalah salah satu tugas yang sangat detail dan sulit yang harus dilakukan operator. Keahlian ini membutuhkan pelatihan ekstensif, karena operator tidak boleh melakukan sedikitpun kesalahan. Sehingga semuanya dilakukan untuk memastikan bahwa simulasi memberikan tingkat realisme setinggi mungkin dengan teknologi saat ini.

Apakah operator mengisi bahan bakar dengan metode selang (hose) dan keranjang (basket) atau flying boom, tingkat detail dari simulator akan membawa operator lebih dekat ke keadaan sebenarnya.

Airbus Defence & Space saat ini mengoperasikan simulator terbarunya di Madrid, Spanyol. Informasi terbaru menyebutkan bahwa simulator ini dimodernisasi oleh ST Engineering Antycip dari Inggris.

In-flight refuelling simulator di fasilitas Airbus di Madrid.

Simulator lima layar monitor ini sekarang telah memberikan peningkatan visual komprehensif untuk salah satu peralatan paling rumit di kantor pusat Airbus di Madrid.

Sistem yang dikembangkan Airbus ini memiliki lima saluran visual (dua di antaranya 3D). ST Engineering Antycip bertanggung jawab memperbarui dan mengembangkan konten untuk meningkatkan dan menciptakan kualitas gambar yang lebih realistis.

Simulator ini diperlukan untuk melatih operator pengisian bahan bakar di udara dan operator misi. Karena disadari operasi semacam ini berpotensi berbahaya dan sangat kompleks serta melibatkan banyak pesawat.

Saat mencoba simulator, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo bertindak sebagai operator boom untuk mengirim bahan bakar ke pesawat F-16 Fighting Falcon. Dipandu salah seorang staf Airbus, kepada KSAU dijelaskan secara singkat cara kerja simulator. Hanya beberapa detik saja mendengarkan, Marsekal Fadjar sudah langsung mecoba.

Dengan menggunakan sebuah stik kanan, Fadjar mengarahkan ujung boom ke lubang penerima di pesawat F-16. Setelah sedikit manuver boom ke kiri dan kanan, detik berikutnya selang bahan bakar sudah tersambung ke F-16. Keberhasilan ini disambut tepuk tangan.

So now I’ve qualified as an operator,” ujar Fadjar sambil tertawa. Sambil becanda, KSAU mengakui agak kaget juga karena ternyata tidak terlalu sulit mengoperasikan simulatornya.

Aksi Marsekal Fadjar di simulator pengisian bahan bakar di udara Airbus disaksikan Dankodiklatau, Asintel KSAU, dan Waasrena KSAU. Foto: beny adrian/ mylesat.com

One attempt only ha ha ha …. berarti masih layak terbang, motoriknya masih layak,” ungkap Fadjar.

Pesawat Airbus A400M yang akan dioperasikan TNI AU memang akan difungsikan juga sebagai MRTT (Multi Role Tanker Transport). Sehingga selain menjalankan fungsi transpor, A400M juga didesain untuk siap melaksanakan misi pengisian bahan bakar di udara.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply