Pertama Kalinya, Angkatan Laut Uni Emirat Arab dan Bahrain Gelar Latma dengan Israel

0

MYLESAT.COM – Untuk pertama kalinya, Uni Emirat Arab dan Bahrain melaksanakan latihan bersama pertama angkatan laut dengan Israel. Latihan yang juga melibatkan AL AS (US Navy) ini dilaksanakan di tengah ketegangan dengan Iran.

Pada Kamis (11/11/2021), pejabat militer AS dan Israel mengatakan bahwa dalam latihan ini dilaksanakan manuver selama lima di Laut Merah. Disebutkan bahwa latihan dilaksanakan setahun setelah kedua negara Teluk itu menormalkan hubungan dengan Israel.

“Sangat menyenangkan melihat pasukan AS berlatih dengan mitra regional untuk meningkatkan kemampuan keamanan maritim kolektif kami,” kata Laksma Brad Cooper, Komandan Komando Pusat Angkatan Laut AS.

Latihan yang dimulai pada Rabu, melaksanakan sejumlah materi termasuk visit, boarding, search, and seizure di kapal perang USS Portland (LPD-27), sebuah kapal angkut amfibi.

Ini adalah kerja sama militer pertama yang diumumkan secara terbuka oleh Uni Emirat Arab dan Bahrain dengan Israel sejak mereka menjalin hubungan diplomatik pada September tahun lalu.

Kesepakatan normalisasi itu melanggar konsensus Arab selama beberapa dekade tentang tidak ada hubungan diplomatik dengan negara Yahudi, tanpa resolusi untuk konflik Palestina.

Seorang pejabat militer Israel, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan bahwa latihan itu juga bertujuan untuk menjaga jalur pelayaran tetap aman, termasuk dari musuh bebuyutan Israel, Iran.

Israel, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Amerika Serikat berbagi keprihatinan soal Iran, yang sebelumnya dituduh mengatur serangan terhadap shipping di wilayah tersebut.

Iran disalahkan atas serangan pesawat tak berawak pada 29 Juli lalu di kapal tanker MT Mercer Street yang dioperasikan perusahaan yang berbasis di London, yang pada akhirnya dimiliki oleh raja pelayaran Israel Eyal Ofer.

Serangan itu menewaskan seorang mantan tentara Inggris dan seorang Rumania. Iran membantah bertanggung jawab atas serangan itu.

Iran minggu ini meluncurkan latihan angkatan lautnya sendiri di dekat Selat Hormuz yang strategis, sebuah chokepoint untuk pengiriman minyak global.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply