MYLESAT.COM – Tugu Yogyakarta, siapa tak kenal. Setiap wisatawan ke Kota Gudeg, pasti menyempatkan mampir di simbol yang biasa disebut Tugu Pal Putih ini, yang segaris dengan Jalan Malioboro. Tugu Putih menyimpan aura kebatinan yang kuat bagi warga Yogyakarta. Pesan moral inilah yang ditangkap Akademi Angkatan Udara dengan mendirikan miniatur Tugu Pal Putih di kesatrian AAU Yogyakarta.
Tugu yang berujud persis aslinya itu namun lebih kecil ini, diresmikan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo pada Kamis (3/2/2022). Lengkapnya tugu ini dinamakan Tugu Pal Putih Karbol “Krullebol” AAU.
Pendirian Tugu Pal Putih Karbol “Krullebol” AAU ini bisa dimaknai untuk menunjukkan spesialnya Yogyakarta bagi TNI AU.
Di kota pelajar inilah Sekolah Penerbang TNI AU lahir. Di sini pula airshow pertama digelar. Dari kota perjuangan ini pula serangan udara pertama AURI dilaksanakan. Di Yogya juga para petinggi AURI berkantor untuk pertama kalinya. Pun di Yogyakarta pula center of excellence TNI AU yaitu AAU, berdiri megah.
“Yogyakarta adalah kota penting dan bersejarah bagi TNI AU, karena di kota ini TNI AU lahir,” ungkap KSAU.
Sehingga tidak salah jika Gubernur AAU Marsda TNI Nanang Santoso (sekarang Komandan Kodiklatau), memprakarsasi pendirian Tugu Pal Putih di dalam lingkungan AAU.
Saat meresmikan Tugu Pal Putih Karbol “Krullebol” AAU, KSAU meminta dengan berdirinya tugu ikon Yogyakarta di kesatrian AAU ini akan semakin meningkatkan pemahaman Karbol terhadap budaya nusantara sekaligus mendekatkan karbol AAU dengan warga Yogyakarta.
Tugu Pal Putih Karbol Krullebol AAU merupakan miniatur Tugu Yogya sebagai simbol ikonik Yogyakarta.
Tugu Yogyakarta asli berada di perempatan Jl. Margo Utomo dan Jl Jenderal Sudirman. Tugu tersebut bagi masyarakat Yogyakarta mempunyai nilai simbolis berupa garis imajiner bermakna sakral yang menghubungkan pantai Parangtritis, panggung Krapyak Keraton Yogyakarta dan Gunung Merapi.
Sementara Tugu Pal Putih Karbol “Krullebol” di AAU diambil dari nama panggilan seorang pahlawan nasional, Marsda TNI Anumerta Prof. Dr. Abdulrachman Saleh yang juga bapak ilmu faal Indonesia, menguasai teknik radio dan juga pendiri RRI.
Dengan dibangunnya tugu ini, diharapkan dapat membangkitkan semangat para karbol AAU untuk mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraa dan dapat meneladani sosok Abdulrachman Saleh.
Sebagai bentuk dukungannya, peresmian Tugu Pal Putih ini dihadiri Wakil Gubernur DI Yogyakarta KGPAA Paku Alam X, Pangkoopsudnas Marsdya TNI Andyawan Martono Putra, Gubernur AAU Marsda TNI Eko Dono Indarto, pejabat utama AAU, dan perwakilan Forkopimda.