MYLESAT.COM – Mabes TNI AU membuat keputusan yang sangat tepat menjadikan Lanud Hang Nadiem di Batam sebagai pangkalan aju Jupiter Aerobatic Team (JAT) yang akan tampil di Singapore Air Show (SAS) 2022. Kepastian JAT hadir di SAS 2022 adalah bentuk komitmen Indonesia untuk membantu Singapura menyukseskan pameran kedirgantaraan dua tahunan ini.
Keputusan ini sepenuhnya didasarkan pada kondisi pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia saat ini.
Tujuh pesawat KT-1B Wong Bee JAT TNI AU yang akan tampil pada SAS 2022, telah tiba Lanud Hang Nadiem, Batam pada Rabu (9/2/2022).

Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU tiba di Lanud Hang Nadiem, Batam. Foto: Dispenau
Selama di Batam, sebelum tampil pada SAS dari 15-18 Februari 2022, JAT akan melakukan sejumlah sesi latihan.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, keikutsertaan JAT pada SAS 2022 merupakan undangan pemerintah Singapura sekaligus pengakuan dunia internasional kepada tim aerobatik Indonesia.
“Secara khusus pemerintah Singapura mengundang JAT untuk tampil memeriahkan Singapore Air Show, hal ini menjadi kebanggaan kita semua, sekaligus wujud pengakuan dunia internasional terhadap keberadaan tim aerobatik kebangaan Indonesia,” ungkap Kadispenau.
Sebagai pangkalan aju, Lanud Hang Nadiem akan menjadi tempat aktifitas JAT selama gelaran SAS 2022.

JAT menjadikan Lanud Hang Nadiem sebagai pangkalan aju untuk tampil di SAS 2022. Foto: Dispenau
Ketujuh pesawat KT-1B dan seluruh personel, serta sarana prasarana pendukung akan melakukan berbagai koordinasi dan evaluasi di Batam, termasuk briefing terbang dan koordinasi dengan Singapura dalam hal ini Republic of Singapore Air Force (RSAF).
“Menjelang tampil di atas bandara Changi, kita sudah jadwalkan sejumlah latihan selama di Batam, kita berharap penampilan JAT dapat berjalan aman dan sukses, serta mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia di pentas internasional,” ujar Marsma Indan.
Penampilan JAT di ajang SAS tahun 2022 ini merupakan penampilan ketiga. Kali ini JAT dipimpin oleh Kolonel Pnb Fery Yulandi selaku Mission Commander.