China telah menyumbangkan sejumlah peralatan militer senilai sekitar 1,2 juta dolar AS kepada Royal Bahamas Defence Force (RDBF).
Peralatan tersebut secara resmi diserahkan dalam sebuah upacara di pangkalan Coral Harbour RBDF di Nassau, pada akhir Agustus.
Termasuk ke dalam sumbangan tersebut adalah 60 alat pandang malam (NVG), perlengkapan perlindungan antihuru hara, 1.038 granat asap dan gas air mata, dua peluncur granat 38mm untuk pengendalian huru hara, dan sepasang ranpur Shaanxi Baoji Special Vehicles Company Tiger 4×4 (APC).
Tiger adalah APC pertama yang dioperasikan RBDF. Tipe ini dirancang dan diproduksi untuk ekspor. Ranpur ini juga digunakan oleh Bolivia dan Somalia.
Tahun lalu, China sukses menjual 31 ranpur Tiger kepada Bolivia, Â dengan nilai kontrak 8 juta dolar.
Teks: beny adrian