MYLESAT.COM – Lengkap sudah pejabat TNI yang mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menjadi pejabat terakhir yang meninjau langsung IKN dan lahan yang akan dijadikan Mabes TNI AU pada Rabu (1/03/2023).

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menjawab pertanyaan media di Lanud Dhomber. Foto: beny adrian/mylesat.com
Menjelang siang, pesawat Boeing B737-500 A-7307 Skadron Udara 17 yang membawa KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan rombongan mendarat di Lanud Dhomber, Balikpapan. Dari situ, KSAU bergerak menunju lokasi IKN dengan jarak tempur melalui jalur darat sekitar dua jam.
“Akhirnya saya tiba juga di IKN,” ujar KSAU tersenyum.
Menurut Fadjar, kunjungannya ke IKN adalah dalam rangka meninjau langsung lokasi lahan yang akan dibangun untuk Markas Besar TNI AU dan lapangan terbang untuk mendukung kegiatan kepresidenan di Ibu Kota Nusantara.
“Ini kunjungan kerja saya sebagai Kepala StaF Angkatan Udara meninjau rencana lokasi Markas Besar Angkatan Udara di IKN. Saya ingin lihat situasinya,” jelas KSAU kepada awak media.
Selain membangun Mabes TNI dan Mabes Angkatan, juga akan dibangun beberapa fasilitas militer seperti pangkalan udara.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Ibu Inong mendapat penjelasan masterplan pembangunan IKN dari PT Waskita Karya. Foto: beny adrian/mylesat.com
Kepada media, KSAU menjelaskan bahwa pembangunan IKN juga akan diikuti pembangunan sistem pertahanan udara untuk melindungi IKN.
Dalam kaitan ini, TNI sudah membentuk organisasi baru yang akan memayungi wilayah udara IKN di bawah kendali Komando Sektor (Kosek) IKN. Sejalan dengan itu, TNI AU juga akan menempatkan satuan udara di IKN.
Lanud yang akan dibangun di IKN nantinya akan diutamakan untuk mendukung kegiatan kepresidenan, pejabat tinggi negara, pejabat TNI, dan kegiatan kenegaraan lainnya. TNI AU akan bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan.
Dalam kunjungannya ke IKN, KSAU dan rombongan menyempatkan mampir di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Ibu Inong Fadjar Prasetyo melakukan scan barcode untuk mendapatkan informasi lengkap secara digital lokasi pembangunan IKN dan gedung-gedung lainnya. Foto: beny adrian/mylesat.com
Sepanjang perjalanan mengitari sebagian wilayah darat IKN dengan luas kurang lebih 256.142 hektar area (ha) ini, terlihat pembangunan sedang berlangsung. Truk-truk besar hilir mudik mengangkut tanah. Beberapa orang terlihat juga mengukur lahan.
Semua lahan di IKN sudah dikapling sesuai pertuntukannya. Seperti komplek Istana Negara, kantor-kantor kementerian, perumahan menteri, Mabes TNI dan Angkatan serta Mabes Polri.
Kontur lahan yang berbukit sejatinya menjanjikan sebuah panorama indah yang kelak bisa dinikmati ketika IKN sudah selesai dibangun.
BUMN PT Waskita Karya (Persero) Tbk menargetkan pembangunan Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung di IKN dapat selesai pada akhir 2024.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo bersama pekerja yang terlibat pembangunan Istana Negara dan Lapangan IKN. Foto: beny adrian/mylesat.com
Pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN). UU tersebut menandai pembangunan IKN di Kalimantan Timur.
Cakupan wilayah IKN terdiri dari wilayah darat dan laut. Wilayah darat memiliki luas kurang lebih 256.142 hektar area (ha). Sementara wilayah perairan laut seluas kurang lebih 68.189 hektar (ha).
Wilayah darat IKN nantinya akan terbagi menjadi dua kawasan, yaitu kawasan IKN dengan luas kurang lebih 56.180 hektar yang akan menjadi kawasan inti pusat IKN. Sementara pembangunan kawasan pengembangan seluas kurang lebih 199.962 hektar.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Ibu Inong di depan lahan pembangunan Mabes TNI AU. Foto: beny adrian/mylesat.com
Sebelum menuruni tangga menuju Titik Nol, KSAU mendapat penjelasan singkat dari pihak PT Waskita Karya terkait progress dan rencana umum pembangunan IKN.
Di akhir kunjungannya di IKN, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo melihat langsung lahan pembangunan Mabes TNI AU. Di area yang sangat luas ini akan dibangun secara berdampingan Mabes TNI dan Angkatan.
Di pertigaan yang menjadi akses menuju Mabes TNI (belok kiri), Mabes TNI AU (lurus), dan Mabes TNI AL (belok kanan), akan dibangun Tugu Trimatra sebagai landmark bahwa Anda akan memasuki komplek bangunan TNI.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Ibu Inong beserta pejabat yang mendampingi, di depan lahan Mabesau di IKN. Foto: beny adrian/mylesat.com
Di hadapan lahan Mabesau yang segera dibangun ini, KSAU dan rombongan memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan pengharapan pembangunan Mabesau dapat berjalan dengan aman dan lancar. Doa dipimpin oleh Lettu POM Aang, anggota Lanud Dhomber.
KSAU mengucapkan terima kasih kepada pelaksana lapangan PT Waskita Karya yang mendampingi selama kunjungan di IKN.