Terima Wing Penerbang Kehormatan TNI AU, Menhan Prabowo Subianto: Dulu Saya Ingin Jadi Penerbang Angkatan Udara

0

MYLESAT.COM – “Saya merasa bangga, dulu saya ingin menjadi penerbang Angkatan Udara, tetapi Akmilnya masuk Angkatan Darat, dan hari ini saya merasa bangga mendapat Wing Kehormatan,” ungkap ungkap Menteri Pertahanan (Menhan) Letjen TNI (Pur) Prabowo Subianto kepada awak media. Pengakuan itu disampaikan Prabowo usai menerima Wing Penerbang Kehormatan Kelas I.

Formasi kedua jet tempur F-16 yang membawa Menhan Prabowo Subianto dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo. Foto: beny adrian/ mylesat.com

TNI AU menganugerahkan Wing Penerbang Kehormatan Kelas I kepada Menhan Prabowo Subianto yang disematkan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Turut menyaksikan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dalam sebuah upacara militer di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (8/3/2023).

Sebelum penyematan wing, Menhan Prabowo berkesempatan terbang back seat menggunakan pesawat tempur F-16BM Fighting Falcon T-1601 Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Magetan. Menhan terbang lebih kurang 30 menit bersama Komandan Skadron Udara 3 Letkol Pnb Pandu Eka Prayoga.

Sesuai prosedur keselamatan joy flight, Prabowo juga mengikuti briefing penerbangan yang disampaikan oleh Letkol Pandu. Selama briefing, Prabowo beberapa kali menanyakan tentang beberapa indikator di kokpit. Seperti soal penggunaan HUD (head up display), oksigen, area yang tidak boleh disentuh, dan beberapa hal lainnya.

KSAU memberikan sedikit update TNI AU terkait pelatihan tingkat lanjut penerbang tempur kepada Menhan Prabowo Subianto usai brieifng penerbangan. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Pesawat menempuh rute Lanud Halim Perdanakusuma menuju kawasan Pelabuhan Ratu di Sukabumi, Jawa Barat.

Pesawat kedua membawa KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo. Pesawat T-1612 itu diterbangkan oleh Komandan Skadron Udara 14 Mayor Pnb Anwar Sovie.

Usai menjalani penerbangan, Prabowo mengaku menikmatinya. Pun tidak merasakan pusing. “Cepat sekali itu pesawat tempur, hanya dalam lima menit sudah sampai di Pelabuhan Ratu. Ini menunjukkan kesiapan TNI AU dalam menghadapi situasi yang bisa mengancam kedaulatan negara, situasi yang kita tidak inginkan dan jangan sampai terjadi,” kata Prabowo.

Menhan juga menyampaikan bahwa pertahanan itu tidaklah mudah. Terutama dalam menjaga kedaulatan negara di wilayah udara yang sewaktu-waktu dapat terjadi dalam waktu yang sangat cepat.

Panglima TNI memberikan ucapan selamat kepada Menhan Prabowo Subianto usai menyematkan Wing Penerbang Kehormatan. Foto: beny adrian/ mylesat.com

“Anda bayangkan reaksi para penerbang kita, reaksi panglima panglima kita, kalau ada gangguan dari luar, ini masalah menit, kalau kita diganggu atau diserbu. Kita tidak berharap hal tersebut, tidak bisa pertahanan negara itu berdasarkan harapan, namun harus disertakan persiapan,” jelas Prabowo.

Karena itu, Prabowo mengapresiasi kemampuan dan ketangkasan penerbang TNI AU. Ia mengungkapkan betapa sulitnya menerbangkan pesawat tempur. Menhan merasa bangga dengan penerbang TNI AU dan meyakini TNI AU dapat menjaga keamanan negara Indonesia.

“Saya baru kali ini merasakan terbang dengan pesawat tempur,” ucap Prabowo bangga mendapatkan Wing Penerbang Kehormatan.

KSAU memberikan cinderamata helm penerbang tempur kepada Menhan Prabowo Subianto. Foto: beny adrian/ mylesat.com

“Saya berterima kasih kepada Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Udara. Untuk itu saya mengajak seluruh bangsa, seluruh tokoh bangsa untuk menjaga TNI. TNI adalah modal keselamatan bangsa modal kedaulatan bangsa dan ujungnya modal kemakmuran bangsa,” ujar Menhan Prabowo Subianto.

Pemberian Wing Penerbang Kehormatan Kelas I TNI AU ini dilaksanakan usai upacara penyerahan pesawat C-130J-30 Super Hercules dari Kemenhan kepada TNI AU.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply