Boeing dilaporkan memulai proses produksi jet tempur pertama dari 36 pesanan F-15QA (Qatar Advanced) Eagle yang diteken pada Desember 2017.
Dimulainya pembuatan F-15QA terpantau di akun twitter Menteri Pertahanan Qatar. Nilai kontrak pesanan Qatar ini mencapai 6,2 miliar dolar AS.
Baik Kemhan Qatar maupun Boeing telah mengatakan kapan pengiriman akan dimulai. Namun yang jelas proyek ini akan berjalan sampai akhir 2022.
Advanced Eagle adalah varian terbaru dari pesawat tempur buatan Boeing yang juga telah dipesan Arab Saudi sebagai F-15SA.
Pesanan kakap dari Qatar ini diperkirakan mencapai 21,1 billion miliar dolar AS jika total 72 F-15QA jadi dipesan Qatar. Pesanan Qatar disetujui Pemerintah AS pada akhir 2016.
Paket penjualan F-15QA meliputi pesawat, senjata, latihan, dan dukungan darat.
F-15QA akan menambah kekuatan armada jet tempur Qatar yang sebelumnya sudah diperkuat Dassault Mirage 2000 dan Eurofighter Typhoon.
F-15QA adalah versi F-15 Advanced Eagle yang serupa dengan F-15SA pesanan Arab Saudi.
Secara umum, F-15QA dimengkapi fly-by-wire flight control system, digital electronic warfare (EW), infrared search and track (IRST), dan radar terkuat AESA Raytheon APG-63(v)3.
Teks: beny adrian