Pasar yang Tumbuh Pesat, Airbus Boyong Heli H215 ke China untuk Demo

China tumbuh menjadi raksasa dunia dalam perekonomian. Sehingga China pun menjadi pasar bagi industri dunia. Seperti Airbus, tidak melepaskan kesempatan membidik China.

Bertempat di Zhuhai, China, Airbus memulai tur demo promosi helikopter H215 yang sebelumnya dikenal sebagai Super Puma. Airbus akan mempertunjukkan kemampuan multimisi untuk pemadaman kebakaran, kepolisian dan angkut penumpang selama di China.

Dimulainya tur dua minggu demo terbang dimulai di Zhuhai (3/7), dimana H215 akan terbang feri kedua kota Shenzhen dan Lijiang.

H215 akan terbang lebih dari 2.000 km di China, menunjukkan kemampuan terbang jauh yang mengagumkan, power, kecepatan, dan total muatan yang mampu dibawa.

“Menyenangkan bagi kami kami membawa H215 untuk pertama kalinya di China, kami memperkirakan masa depan yang sangat menjanjikan untuk helikopter di China,” ucap Marie Agnes Vève, General Manager Airbus Helicopters China.

Tidak hanya demo terbang, Airbus juga mengundang calon pengguna naik ke heli agar merasakan keandalan Super Puma. Mereka akan disuguhi demo pemadaman api menggunakan Bambi Bucket.

“H215 dengan mudah akan melengkapi 40 armada Super Puma yang saat ini digunakan di China, mulai dari operasi minyak dan gas hingga transportasi VIP,” kata Vincent Dufour, VP Commercial Airbus Helicopters China.

Airbus Helicopter menguasai pasar penerbangan sipil di China dengan pangsa sekitar 40%. Untuk pertama kalinya di tahun 2016, China menjadi pasar sipil terbesar Airbus Helicopters dalam hal pemesanan tahunan.

Airbus telah melihat pertumbuhan yang stabil di kawasan ini dan siap menghadapi tren ke depan. 

Bulan lalu, Airbus Helicopter melakukan peletakan batu pertama pembangunan H135 Final Assembly (FAL) di Qingdao, menjadikan Airbus produsen helikopter Barat pertama yang mendirikan FAL di negara ini.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: