Info Film: SIX

Di tengah gersangnya serial TV bertema militer dalam beberapa waktu terakhir, kemunculan serial baru bergenre military drama berjudul Six ini tentu dinanti penuh antusias. Di sinilah beban berat para kreator sineas layar kaca menghadapi animo yang tinggi itu.

Setelah tayang perdana episode pertamanya diundur dari jadwal semula medio 2015 karena beberapa masalah, akhirnya rasa penasaran pemirsa yang menanti Six terbayar menjelang akhir Januari 2017.

Six mengisahkan sekelumit perjalanan baik aksi maupun beberapa penggal keseharian – beserta masalahnya – para personel salah satu unit kontra teror terbaik AS yaitu SEAL Team Six.

Gambaran aksi yang disuguhkan Six cukup menarik, apalagi di tengah kelangkaan serial TV bertema militer. Karena kelangkaannya itulah, mau tak mau banyak yang membandingkan Six dengan serial bergenre serupa besutan sineas Eropa yang juga ditayangkan di stasiun TV AS yaitu Strike Back (ulasannya pernah dimuat di Commando).

Dalam komparasi inilah Six terjerembab pada jebakan yang kerap terjadi pada tayangan bertema militer, yaitu lemahnya cerita latar atau alur pendukung.

Meski aksi dan misi yang disuguhkan Six tak jelek-jelek amat, namun suguhan subplot perihal kehidupan keluarga masing-masing personel terlihat sekali lemah dan kurang menggigit.

Memang sih kehidupan keluarga bagi pasukan khusus yang kerap dikirim jauh dari rumah dan dalam waktu lama, tidaklah mudah.

Namun kalau mau jujur, apakah sedemikian buruknya sehingga setiap personel yang diceritakan dalam Six semuanya mengalami masalah keluarga? Rasanya kok kurang masuk akal.

Boleh jadi, Six “tertolong” lantaran saat ini Strike Back belum ada musim tayang lanjutannya sehingga di tengah kegersangan drama militer, tetap saja ada yang betah di depan layar kaca menanti tayangan Six.

Sebetulnya premis yang diketengahkan dalam plot pendukung Six bukanlah sesuatu yang jauh mengada-ada. Pendapatan alias gaji (plus tunjangan) seorang personel pasukan khusus AS tidaklah buruk. Namun jika dibandingkan dengan pendapatan dari sektor swasta, baru hasilnya terlihat perbedaan bagaikan jurang menganga.

Sebuah survei baru-baru ini menunjukkan, dukungan rata-rata rakyat AS pada militer masih kuat. Namun ketika pertanyaan sampai pada, “apakah bersedia berpartisipasi dalam dinas militer”, di situ masalahnya.

Kesediaan untuk partisipasi dalam dinas militer rakyat AS ternyata cukup rendah. Nah lho……

Kanal TV: History (bagian dari A&E Networks)

Tayang perdana: Januari 2017 (Season 1)

Genre: military drama

Pemain utama: Barry Sloane, Kyle Schmid, Juan Pablo Raba, Walton Goggins, Edwin Hodge,
Brianne Davis, Nadine Velazquez

Kreator: William Broyles, David Broyles, Harvey Weinstein

Produser eeksekutif: William & David Broyles, Harvey & Bob Weinstein, Lesli Linka Glatter, dkk

Rumah Produksi: A+E Studios, Weisntein Company

 

Teks: antonius kk

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: