Usai Dikukuhkan Sebagai Ibu Asuh Wanita TNI, Ibu Nanny Sampaikan Sejumlah Kejutan

Tidak sembarangan tempat dan waktu yang dipilih oleh Ibu Nanny Hadi Tjahjanto untuk dikukuhkan sebagai Ibu Raksa Tri Anggana Tantri, yaitu Ibu Asuh Wanita TNI (Wan TNI) yang terdiri dari Kowad, Kowal, dan Wara.

Ibu Raksa Tri Anggana Tantri adalah jabatan yang harus diemban oleh istri Panglima TNI. Ibu Asuh Wan TNI mempunyai tugas memberikan bimbingan, asuhan, dan tuntunan kepada para Wan TNI agar tetap dapat menyelaraskan antara tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota militer dan sebagai perempuan yang mempunyai tanggung jawab terhadap keluarga.

“Saya memang mencari tempat yang cocok untuk pengukuhan ini, dan Ibu Ade (istri KSAL Laksamana Ade Supandi) berinisiatif untuk diadakan di Armatim Surabaya ini,” ujar Nanny.

Maka pada hari Jumat (5/1/2018), Nanny Hadi Tjahjanto pun dikukuhkan sebagai Ibu Raksa Tri Anggana Tantri. Acara pengukuhan yang diawali Apel Khusus dalam rangka HUT ke-55 Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), dilaksanakan di Markas Komando Koarmatim, Ujung Surabaya, Jawa Timur.

Usai dikukuhkan, Ibu Nanny foto bersama Wan TNI yang sudah menjadi perwira tinggi TNI. Foto: beny adrian

Pengukuhan Ibu Raksa Tri Anggana Tantri kepada Nanny Hadi Tjahjanto, dilakukan oleh Laksma TNI drg. Andriani, Sp.Ort dengan memasangkan selendang oranye sebagai simbol Ibu Asuh Wan TNI.

Inilah ide utama Nanny sebagai Ketua Umum Dharma Pertiwi saat menerima pengukuhan, yaitu diselaraskan dengan hari besar Wan TNI, dalam hal ini HUT Kowal ke-55.

Pengukuhan Ibu Raksa Tri Anggana Tantri bersamaan dengan peringatan HUT Kowal inipun menjadi sejarah tersendiri bagi TNI AL. Karena untuk pertama kalinya, pengukuhan Ibu Raksa Tri Anggana Tantri dilakukan di Armatim, Surabaya pada saat HUT Kowal.

“Sangat istimewa hari ini karena untuk pertama kalinya pengukuhan Ibu Raksa Tri Anggana Tantri dilaksanakan di Surabaya,” ujar Letkol Munasita selaku Ketua Panitia HUT Kowal dalam laporannya.

Ungkapan yang sama juga disampaikan Ibu Endah Ade Supandi selaku Ketua Umum Jalasenastri dan KSAL Laksamana Ade Supandi.

“Ini kehormatan bagi TNI AL dan Kowal. Pengukuhan Ibu Wan TNI di Armatim bersamaan dengan HUT Kowal, merupakan sejarah baru karena pertama kali dilaksanakan dan ibu berkenan berkumpul dengan Wan TNI di sini,” tutur Endah Ade Supandi.

Ibu Nanny memberikan nasi tumpeng kepada penerjun payung termuda Kowal. Foto: beny adrian

Semakin menjadi spesial karena tidak hanya dihadiri anggota Kowal, Kowad, Wara, dan perwakilan Polwan, tapi juga sesepuh Ibu Asuh Wan TNI. Hadir saat pengukuhan Ibu Tuti Try Sutrisno, Ibu Murniati Widodo AS, dan Ibu Tety Agus Suhartono.

Menurut Nanny Hadi Tjahjanto dalam sambutannya, pengukuhan Ibu Raksa Tri Anggana Tantri merupakan tindak lanjut dari serah terima jabatan Panglima TNI yang telah berlangsung beberapa waktu lalu. “Tradisi pengukuhan ini diharapkan memiliki nilai-nilai yang dapat menginspirasi kita semua, khususnya para Wanita TNI dalam menjalankan perannya, baik sebagai perempuan Indonesia maupun sebagai prajurit TNI,” ucap Nanny.

“Bagi saya pemberian gelar ini bukanlah sekadar simbol penghormatan, tetapi adalah amanah dan tugas mulia untuk membimbing para prajurit Wanita TNI dalam bertugas, bekerja dan mengabdi serta berkarier di lingkungan TNI,” aku Nanny sebagai Ibu Wan TNI.

Dalam sambutannya, sejumlah hal menarik dan pantas disebut sebagai kejutan, disampaikan Nanny menyangkut pembinaan Wan TNI. Di antaranya soal hak berambut panjang bagi Wan TNI, baju atasan bisa dikeluarkan, dan mendirikan tempat penitipan anak di satuan-satuan TNI.

“Saya sudah sampaikan ke Panglima TNI untuk setiap Wan TNI punyak hak rambut panjang. Nanti aturannya akan diperjelas,” ujar Nanny yang langsung disambut tepuk tangan riuh Wan TNI yang hadir. Namun demikian, Nanny menekankan bahwa bukan berarti kedisiplinan dan aturan berpakaian kemiliteran bisa dilanggar. “Kalau di kantor rambut panjangnya harus dirapikan, jangan permalukan ibu yang sudah memperjuangkan,” tegas Nanny.

Nanny juga menekankan soal aturan berias bagi Wan TNI selama jam kerja. Ibu Asuh Wan TNI ini sependapat dengan KSAL yang menegaskan bahwa Kowal hanya boleh berdandan dua kali dalam sehari selama di kantor.

Soal baju atasan bisa dikeluarkan, Nanny tidak menutupi kemungkinan masukan ini bisa dibicarakan dengan desianer pakaian. “Karena menurut saya dengan baju atasan dikeluarkan, Wan TNI tetap terlihat anggun,” ujarnya.

Dengan posisinya sebagai Ibu Asuh Wan TNI, Nanny pun mendorong Wan TNI bisa mencapai karier setinggi-tingginya di TNI. “Saya meminta Wan TNI untuk bisa memaksimalkan kualitas yang dimiliki dan peluang yang ada untuk mencapai karier tertinggi,” urai Nanny lagi.

Namun demikian, kata Nanny, jika di rumah, suamilah yang utama, suamilah imam kita. Selalu menghormati suami sebagai kepala rumah tangga.

Dari kiri ke kanan: Ibu Tety Agus Suhartono, Ibu Tuti Try Sutrisno, Ibu Nany Hadi Tjahjanto, Ibu Murniati Widodo AS, Ibu Endah Ade Supandi, dan KSAL Laksamana Ade Supandi. Foto: beny adrian

Dorongan itu juga disampaikan KSAL dalam sambutannya. Laksamana Ade Supandi memberikan contoh di Amerika Serikat yang memiliki Chief of Naval Operation seorang perempuan, bahkan negro. Begitu juga Panglima Armada Pasifik Perancis tahun 2016, seorang perempuan.

“Saya sampaikan pada HUT Kowal 2015, usahakan Kowal itu bisa mengisi struktur di TNI AL sampai 15 persen, mungkin tahun 2100 ada yang jadi KSAL,” ujar Ade yang diaminkan oleh hadirin.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Nanny memberikan beberapa pesan kepada Wan TNI. Di antaranya adalah soal sosial media. Nanny meminta para Wan TNI untuk hati-hati menggunakan sosial media, selektif dalam mengunduh foto dan tidak sembarangan berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal.

Selamat menjadi Ibu Asuh Wanita TNI Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.

 

Teks: beny adrian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s