Total 6.552 Pasien Ditangani, Satgas Kesehatan TNI Juga Evakuasi Pasien ke RSUD Agats

0

Personel Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB), terus melaksanakan pengobatan terhadap anak-anak yang terkena campak dan gizi buruk.

Bagi yang sakit dirawat di Puskemas di beberapa Distrik Kabupaten Asmat. Sementara pasien yang kondisinya parah dan harus mendapatkan penanganan serius, dievakuasi ke RSUD Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, seperti dilakukan Satgas pada Senin (22/1/2018).

Berdasarkan data laporan Satgas Kesehatan TNI KLB, terdapat 51 anak yang dirawat inap di RSUD Agats dan 42 anak rawat inap di Aula GPI Betlehem di belakang rumah sakit. Pada hari Senin berhasil dievakuasi empat anak dari Distrik Kopay Safan dan Distrik Sawaerma.

Para dokter spesialis dan paramedis Satgas Kesehatan TNI KLB terus melakukan upaya evakuasi ke RSUD Agats guna mendapatkan penanganan intensif. Sementara di beberapa tempat lainnya, Satgas melakukan vaksinasi pengobatan dan pendataan pasien.

Satgas Kesehatan TNI berhasil menangani 6.552 orang yang terkena wabah penyakit. Foto: Puspen TNi

Upaya evakuasi tidaklah mudah dan membutuhkan waktu lama. Hal ini dikarenakan letak Distrik yang berjauhan dan sulit dijangkau.

“Permasalahan utama yang menjadi kendala dalam pergerakan personel Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI adalah masalah transportasi, karena jarak kampung pedalaman Asmat cukup jauh, demikian juga keterbatasan sinyal telekomunikasi sebagai sarana untuk koordinasi,” ucap Kapuskes TNI Mayjen TNI dr Ben Yura Rimba.

Disamping pengobatan dan evakuasi pasien, Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI KLB juga membantu pendistribusian sembako dan ditambah T2ABC/FD3/TB2 sebanyak 162 paket ke beberapa kampung meliputi Kampung Yagamit, Saramit, Sarmafo, Esseif, Bawor, Sampai, Kagas, Mapane, Wiyar, dan Ainam Sato.

Adapun data sementara campak dan gizi buruk terhitung mulai 17-22 Januari 2018, yang sudah mendapat pelayanan medis dari Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI jumlahnya cukup banyak.

Di Kabupaten Asmat total 6.552 orang yang terdiri dari campak 463 orang, gizi buruk 142 orang, malaria 5 orang, TBC 4 orang, dyapepsia/lambung 5 orang, imunisasi 5.368 orang, meninggal dunia 46 orang, dan lain-lain 519 orang.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply