Hankam

Bakamla Akan Pererat Kerja Sama Penanggulangan Terorisme dengan Inggris

Sebagai bentuk antisipasi gangguan ancaman di wilayah perairan nusantara, Badan Keamanan Laut RI akan mempererat kerja sama penanggulangan terorisme di laut dengan badan kemaritiman Kerajaan Inggris.

Hal tersebut dibahas dalam rapat kunjungan kerja Multi Agency United Kingdom Offshore Maritime Interdiction di Kantor Bakamla di Jakarta, (5/3/2018).

Pertemuan membahas beberapa isu penting mengenai beragam sekenario ancaman tindak kejahatan di laut saat ini yang semakin berkembang dan kompleks.

Pembahasan intensif dihadiri Direktur Latihan Bakamla Laksma TNI Eko Jokowiyono, Kasubdit Kerjasama Luar Negeri Satya Pratama, dan Kasi Operasi Keamanan Laut Mayor Laut (T) Puadi Hasani.

Delegasi Kerajaan Inggris dipimpin Atase Pertahanan Inggris untuk Indonesia Kolonel Jamie Roylance. Rombongannya terdiri dari perwakilan Metropolitan Police Detective Inspector Tim Evans, dan Detective Sergeant Peter Robertson, perwakilan dari UK Ministry of Defence Major Neil Parkinson serta perwakilan dari Royal Marines Captain Simon Long.

Beberapa point dibahas dalam dialog interaktif dan diskusi mengenai Sharing Sistem Informasi antara Bakamla dengan institusi lain yang mempunyai kewenangan di laut.

Pertemuan juga membicarakan penanganan dan keselamatan laut wilayah perairan yurisdiksi nasional. Bakamla jua memaparkan profil Unit Reaksi Cepat Laut (URCL) Bakamla RI.

Pembahasan intensif juga dilakukan terkait penanggulanagn terorisme yang penah terjadi di antara kedua negara. Tak lupa, early warning system yang dimiliki Bakamla dalam menanggulangi terorisme di laut juga menjadi pembahasan hangat.

Hasil pertemuan diharapkan menghasilkan kerja sama dalam peningkatan kapasitas personel dalam bentuk kerja sama latihan antar kedua negara, khususnya dalam konteks Tim URCL.

 

Teks: beny adrian

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close