Hankam

Dilengkapi Rudal Griffin, AC-130J Ghostrider Akan Makin Menakutkan

Komando Operasi Khusus AS (USSOCOM) Amerika Serikat bermaksud menerbitkan kontrak satu-sumber kepada Raytheon untuk pengadaan AGM-176 Griffin SOPGM (stand-off precision-guided munition) yang akan dipasang di pesawat.

Usulan awal yang dikirim USSOCOM pada 9 Maret 2018, mencakup hingga 800 rudal yang dipesan atas nama SOCOM oleh Air Force Life Cycle Management Center (AFLCMC) di lima periode pemesanan dari tahun kalender 2018 sampai akhir 2021.

Sejumlah 640 rudal lainnya diperkirakan akan dibeli pada periode yang sama dengan total 1.440, dengan potensi 1.440 lainnya akan diperoleh di tahun anggaran 2022 dengan total 2.880 rudal.

Seperti dicatat USSOCOM, kontrak diharapkan akan diberikan pada bulan Juli.

Pemberitahuan terakhir ini mengikuti permintaan informasi (RFI) untuk SOPGM yang dikeluarkan USSOCOM pada Februari.

Dalam pemberitahuan tersebut, SOCOM mengatakan bahwa pihaknya sedang mencari sebuah SOPGM yang akan dibawa pesawat bersenjata AC-130W Dragon Spear/ Stinger II dan AC-130J Ghostrider, AC-208 Combat Caravan yang dioperasikan Sekutu AS serta pesawat terbang khusus berawak dan tak berawak lainnya yang dioperasikan SOCOM.

Meskipun tidak disebutkan namanya di RFI, namun dari parameter dan spesifikasi yang ditetapkan USSOCOM untuk rudal tersebut maka permintaana ini mengarah kepada Griffin.

Air Force Special Operation Command (AFSOC) saat ini mengoperasikan 12 AC-130W dan 17 AC-130U. AFSOC juga telah menerima pesawat pertama dari 37 AC-130J.

Setelah semua AC-130J diterima sekitar pertengahan 2020-an, AC-130U akan pensiun untuk meninggalkan AC-130W dan AC-130J sebagai pesawat komando bersenjata.

 

Teks: beny adrian

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close