Hidup Sebatang Kara di Rumah Gubuk, Kodim 0616 Akan Renovasi Rumah Masriah

Menjelang dimulainya Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 101 oleh Kodim 0616/Indramayu di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu, Jawa Tengah pada April 2018 mendatang, suasana haru terjadi di rumah Ibu Masriah (65).

Ibu Masriah yang tinggal di rumahnya yang sangat sederhana itu, tidak bisa menutupi rasa harunya saat Babinsa Cempeh Serka Subagja mengunjungi rumahnya. Masriah langsung menangis, tentu tangisan bahagia.

Serka Subagja mengatakan bahwa rumah Masriah sebentar lagi akan diperbaiki saat TMMD mulai dilaksanakan.

Masriah (65) menuturkan bahwa dirinya sangat haru mendengar rumah gubuknya akan segera diperbaiki. Ia mengucapkan rasa terima kasih kepada Kodim 0616 yang telah memperhatikan keadaan tempat tinggalnya.

Serka Subagja menemui Ibu Masriah untuk menyampaikan kabar gembira. Foto: Kodim 0616

Dipilihnya rumah Masriah dalam program bedah rumah saat TMMD ini sangatlah tepat. Selain dililit kemiskinan, wanita tua ini hidup sebatang kara. “Keadaan Ibu Masriah sangat memprihatinkan, hidupnya sebatang kara dan tidak bisa mencari penghasilan sehingga hidup serba kekurangan,” ujar Serka Subagja.

Menurut Subagja, program TMMD di Desa Cempeh dari Kodim 0616 diharapkan dapat meringankan beban hidup masyarakat seperti Masriah dengan mempunyai rumah yang layak huni.

Membangun rumah tidak layak huni (RUTILAHU) adalah salah satu program yang digelar Kodim 0616/Indramayu dalam TMMD ke 101 di Desa Cempeh.

Masriah hanyalah satu dari mungkin ribuan perempuan yang hidup dalam kekurangan akut. Menjadi harapan semua pihak agar program TMMD yang dilaksanakan dapat meringankan beban dan sekaligus bisa menyejahterakan masyarakat.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: