Tiga Hari Berjalan, Satgas Yonif Raider 323 Kostrad Pastikan Patok Perbatasan Negara Aman

Setelah menempuh perjalanan selama tiga hari, 10 anggota Pos Kalimaro berhasil mencapai patok batas negara MM 11.3 yang memisahkan Indonesai dan Papua New Guinea.

Perjalanan ditempuh dengan berbagai rintangan. Mulai dari hutan lebat yang jarang dilewati, rawa, dan sungai. Berbagai perlengkapan dibawa untuk mengatasi rintangan tersebut.

Satu regu personel TNI ini berangkat dari Pos Kalimaro pada 12 Mei 2018 dipimpin Komandan Satuan Setingkat Kompi 1, Lettu Inf Yulianus, S. Sos.

Memberikan tanda arah. Foto: Satgas Yonif Raider 323

Dalam perjalanannya, regu patroli ini memasang tanda-tanda visual yang terbuat dari plat baja pada setiap check point yang dijadikan patokan arah bergerak. Hal ini dilakukan untuk memudahkan satuan tugas selanjutnya mencapai patok perbatasan.

Kondisi hutan yang dipenuhi semak belukar sering menyulitkan prajurit TNI dalam perjalanan patroli, meskipun sudah menggunakan alat bantu GPS namun untuk mencari jalan yang efektif harus tetap menggunakan jasa warga sipil yang hafal daerah.

Hal inilah yang ingin dilakukan Satgas Yonif Raider 323/BP Kostrad, yaitu mengubah kebiasaan sehingga prajurit Satgas nantinya dapat mencapai patok perbatasan dengan mengandalkan check point yang telah dibuat.

Perjalanan berat menembus hutan Papua. Foto: Satgas Yonif Raider 323

Setelah tiba di patok batas MM 11.3, regu Pos Kalimaro memeriksa kondisi patok tersebut, dan memastikan letak koordinat patok tidak bergeser.

Hal ini dilakukan untuk memastikan tiap jengkal tanah Indonesia aman dari berbagai bentuk ancaman, khususnya ancaman pencaplokan wilayah kedaulatan.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: