Batalion Artileri Medan (Yonarmed) 1/1/2 Kostrad yang bermarkas di Singosari, Malang, meningkatkan kemampuan tempurnya melalui pelaksanaan latihan menembak senjata berat.
Program latihan tahunan dilaksanakan pada 18-21 Agustus 2018 di daerah latihan TNI AD Kecamatan Ambal, Kebumen.
Latihan menembak senjata roket memiliki tingkat risiko tinggi, mengingat daya capai dan daya hancur amunisi roket yang luar biasa.
“Namun dengan profesionalisme prajurit Yonarmed 1/1/2 Kostrad, latihan menembak roket Astros II MK 6 dapat terselenggara dengan sukses,” ujar Letkol Arm Rico Sirait selaku Komandan Latihan.
Adapun sasaran di darat dengan jarak 9,5 km dan sasaran di permukaan laut dengan jarak 25 km, mampu dihancurkan akurat dengan amunisi tipe SS-09 dan SS-30 buatan Avibras.
Pada kegiatan latihan, turut menghadiri Kepala Staf Divisi II Brigjen TNI Haryanto, Wadanpussenarmed Kolonel Arm M. Naudi Nurdika, Dirbinlat Pussenarmed, Asops Kasdivif 2 Kostrad, dan Dandim 0708/Purworejo.
Pada latihan selama tiga hari itu juga dilaksanakan kegiatan sosial pemberian dua ekor kambing qurban kepada perangkat desa sebagai tali asih dan simbol kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
Teks: beny adrian