Terus Dampingi Korban Gempa, Kogasgabpad Salurkan Air Bersih untuk Warga Lombok

0

Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) rehabilitasi dan rekonstruksi Nusa Tenggara Barat, pasca gempa bumi masih terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak gempa, baik yang di wilayah Lombok maupun Sumbawa.

Kegiatannya antara lain merobohkan dan membersihkan rumah dan bangunan yang rusak akibat gempa hingga memastikan siap untuk dibangun kembali.

Kemudian membantu pengiriman logistik, memberikan pelayanan kesehatan, pendampingan pemulihan trauma dan mendorong kebutuhan air bersih ke permukiman dan tempat pengungsian.

Seperti yang dilaksanakan prajurit TNI Kogasgabpad Sektor-1 dengan mobil tangki. Melaksanakan pengisian dan pendistribusian air bersih ke Dusun Jeringo Timur, Desa Jeringo Kecamatan Gunungsari dan Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (4/10/2018).

Kedatangan mobil pengangkut air bersih dari Kogasgabpad sangat ditunggu-tunggu warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih keluarganya.

Pengiriman air bersih di Sektor-1 Lombok dilakukan setiap hari menggunakan dua mobil tangki kapasitas 4.000 liter dan 8.000 liter ditambah perkuatan mobil pengangkut air dari PMI, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan PDAM Girimenang, Mataram yang berkapasitas rata-rata 5.000 liter.

Menurut Kopral Kepala (Kopka) Abdul Wahab yang merupakan salah satu sopir mobil pengangkut air, pendistribusian air bersih merupakan program Kogasgabpad yang dilaksanakan setiap hari.

Pelaksanaannya didampingi oleh Babinsa yang ada di masing-masing desa.

Menurutnya, pendistribusian air bersih ini akan terus dilakukan hingga betul-betul mencapai kondisi normal sehingga warga tidak merasa kekurangan air bersih. Baik untuk minum, memasak, mandi maupun kebutuhan lainnya.

“Untuk air bersih itu sendiri awalnya mengambil di tempat lain yang agak jauh, namun saat ini kita ambil dari PDAM Girimenang yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Markas Sektor dan airnya lebih bersih serta layak di konsumsi,” tandasnya.

Sementara Kasi Gudang PDAM Girimenang, Mahidin mengungkapkan, keberadaan aparat TNI sangat dirasakan masyarakat pada saat dan pasca gempa.

“Alhamdulillah, TNI yang diperbantukan dari pusat maupun yang ada di Lombok luar biasa sangat membantu masyarakat, karena kami melihat secara langsung mereka bekerja secara terus menerus tidak mengenal waktu terutama dalam pendistribusian air bersih,”ujarnya.

Dijelaskannya, masyarakat merasa terbantu dan puas atas bantuan dropping air yang dilakukan anggota TNI khususnya air bersih untuk kebutuhan minum, memasak, mandi, mencuci dan lainnya.

“Keberadaan TNI dengan masyarakat seperti tidak ada batasan, mereka hadir di tengah-tengah kami yang terkena gempa untuk membantu dan menghibur di saat merasa cemas dan khawatir akibat gempa. TNI teruslah bersama rakyat dengan menyatu tanpa batas,” ungkap Mahidin.

Sedangkan Samhudin (48), buruh lepas, warga Dusun Jeringo Desa Jeringo Kecamatan Gunungsari yang warganya menerima dropping air bersih, mengucapkan terimakasih atas bantuan TNI dalam mendistribusikan air bersih kepada warganya.

“Sekarang musim kemarau, mata air yang ada di Dusun Jeringo ikut juga mengering sehingga kami harus mengambil air bersih di dekat pasar Desa Lilir Kecamatan Gunungsari atau sekitar dua kilometer dari Dusun Jeringo, dengan kehadiran TNI menyalurkan air bersih ke dusun kami, sangatlah membantu,” ucapnya.

Sebelumnya Samhudin mengakui dulunya sebelum terjadi gempa bumi ada saluran air dari hutan menggunakan pipa.

Namun karena gempa, bak penampungan air yang ada di atas hutan maupun saluran pipanya rusak dan belum bisa digunakan hingga sekarang.

 

Teks: Mayor Inf Suwandi

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply