Rusia Agresif di Kutub Utara, Kanada Imbangi dengan Beli 25 F/A-18A Eks Australia

Pertengahan Februari 2019, Angkatan Udara Kanada telah menerima dua pesawat tempur pertama bekas Angkatan Udara Australia F/A-18A Hornet.

Pesawat akan dioperasikan Kanada untuk menggantikan CF-18 Hornet. Sementara bagi Australia, keberadaan Hornet secara bertahap akan digantikan oleh F-35 Lightning II JSF.

Kanada membeli 25 pesawat tempur dari Australia untuk secara cepat bisa meningkatkan kesiapan armada CF-18.

Pesawat ini setipe dengan CF-18 Kanada dan bisa diintegrasikan secara cepat ke dalam armada. Modifikasi dan pekerjaan teknis akan segera dilaksanakan oleh perusahaan Kanada yang ditunjuk.

Pengiriman pesawat akan dilanjutkan secara bertahap hingga tiga tahun ke depan.

Pesawat akan diintegrasikan ke dalam armada CF-18 begitu modifikasi selesai. Pesawat terakhir diharapkan tiba pada akhir 2021.

Pesawat tempur pertama yang tiba terlihat masih menggunakan livery AU Australia, dan segera akan diganti.

Modifikasi dan pemeliharaan armada CF-18 saat ini akan terus dibutuhkan hingga AU Kanada melaksanakan transisi ke pesawat tempur terbaru.

Permintaan resmi untuk proposal pesawat tempur masa depan Kanada diharapkan akan dirilis pada musim semi 2019.

Pemberian kontrak akan dilaksanakan pada rentang 2021-22 dan pengiriman pesawat tempur dimulai pada 2025.

Pada September 2018 diberitakan, Amerika Serikat setuju dengan rencana Kanada untuk membeli 25 F/A-18A/B Hornet bekas Australia.

Akuisisi ini dipandang sangat penting oleh Kanada, karena sekitar 75 CF-18 yang dimilikinya sudah memasuki usia senja. Sementara untuk meremajakan akan butuh waktu dan angaran lebih besar.

Sementara di saat bersamaan, Kanada mengkhawatirkan kesiapan Rusia saat ini terutama melihat atensi Rusia yang tinggi terhadap Kutub Utara (Arktik).

Dari 25 Hornet yang dibeli Kanada, tujuh pesawat akan dikanibal. Sisanya 18 pesawat akan masuk ke unit operasinal Wing 3 di Bagotville dan Wing 4 di Cold Lake.

Pangkalan di Cold Lake dikenal sebagai rumahnya pendidikan bagi penerbang CF-18 Hornet Kanada.

Australia pada awalnya memesan 57 F/A-18A dan 18 F/A-18B sehingga total 75 pesawat pada 1981. Sebagian besar dari pesawat dirakit di Australia.

Sebanyak 71 pesawat masih terbang hari ini, yang menunjukkan primanya pemeliharaan pesawat.

Teks: beny adrian

Tags

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: