Tim SAR Temukan Puing F-35 Jepang di Samudera Pasifik, Penerbangnya Masih Hilang

Intensifnya pencarian sejak dinyatakan hilang, tim SAR militer Jepang akhirnya berhasil menemukan puing-puing pesawat tempur F-35A Lightning II JSF pada hari ini, Rabu (10/4/2019).

Pesawat ditemukan sehari setelah menghilang dari radar di atas Samudera Pasifik. Tim SAR mengumpulkan puing-puing yang ditemukan.

Baca: Pesawat Tempur F-35 Jepang Jatuh, Pencarian Masih Diintensifkan

Menurut sumber militer, pihak pengatur darat kehilangan kontak dengan F-35 sekitar pukul 19:27 sore pada Selasa, sekitar 135 km timur laut dari kota Misawa saat latihan.

Laporan awal menyebutkan, pesawat hilang kontak sekitar 30 menit setelah lepas landas dari Misawa Air Base.

Meski puing-puing pesawat berhasil ditemukan, tim SAR belum berhasil menemukan penerbangnya. Penerbang berusia 40 tahun itu dinyatakan masih hilang.

Belum diketahui kenapa pesawat tempur siluman yang belum setahun dioperasikan ini bisa hilang dari radar dan kemudian jatuh. Tidak ada masalah dengan pesawat sebelumnya.

“Kami telah mengumpulkan bagian-bagian dari sirip pesawat sehingga kami (yakin) itu jatuh,” ungkap Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya kepada wartawan.

Menurut Iwaya, penerbang sempat mengirim sinyal untuk membatalkan misi (abort the mission). Namun kemudian komunikasi pihak ATC dengan penerbang ini langsung terputus.

F-35A yang jatuh ini adalah pesawat tempur pertama yang dirakit di Jepang. Pesawat rolled out di Nagoya pada 5 Juni 2017.

F-35A 79-8705 (AX-05) rakitan Jepang pertama kali diluncurkan di fasilitas Mitsubishi Heavy Industries (MHI) Komaki South F-35 Final Assembly and Check Out (FACO) pada 5 Juni 2017. Penerbangan pertama dilakukan 12 Juli 2017.

Sementara waktu ini, Jepang menghentikan operasi penerbang pesawat tempur F-35 sampai ada keputusan selanjutnya.

Teks: beny adrian

Tags

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: