AL AS Sulap Kapal Feri Hawaii yang Superkencang Menjadi USNS Guam

MYLESAT.COM – Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS) mengukuhkan kapal angkut berkecepatan tinggi terbaru USNS Guam (T-HST 1) dalam sebuah upacara di Okinawa, Jepang (28/4/2019).

Dinamai USNS Guam guna menghormati hubungan lama dan militer antara Guam dan Amerika Serikat. Kapal ini menjadi menjadi kapal keempat yang menggunakan nama Guam.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Amerika Serikat untuk Republik Korea Harry B. Harris Jr. menjadi pembicara utama. Sementara Bruni Bradley, seorang Angkatan Laut selama 25 tahun dan istri Harris, bertindak sebagai sponsor kapal.

Dalam tradisi Angkatan Laut yang menghormati waktu, pembaptisan dilakukan dengan memecahkan sebotol anggur bersoda di haluan kapal.

Jauh sebelum Guam menjadi teritori AS, pulau ini memiliki hubungan militer yang kuat dengan Amerika Serikat.

Hubungan lama antara Guam dan AS dimulai pada 1898, ketika AS memperoleh pulau itu dari Spanyol sebagai hasil dari Perjanjian Paris yang mengakhiri Perang Spanyol-Amerika.

Tak lama setelah serangan di Pearl Harbor, Jepang merebut Guam dan mendudukinya sampai pasukan AS merebut kembali pulau itu pada 21 Juli 1944, diperingati di Guam setiap tahun sebagai Hari Pembebasan.

Sampai saat ini, Guam menjadi pangkalan aju terbesar bagi banyak instalasi militer AS untuk menjangkau Timur Tengah dan Asia. Banyak operasi milirter penting AS dilancarkan dari Guam.

USNS Guam adalah kapal yang mengadopsi desain katamaran (lambung kembar), yang membuatnya mampu bermanuver dengan cepat dan fleksibel.

USNS Guam (T-HST-1) sebelumnya adalah kapal feri superkencang Hawaii dengan nama Huakai.

Kapal milik AL AS ini selesai dibangun September 2008. Dalam bahasa Hawaii, Huakai berarti perjalanan.

Kapal feri ini memiliki panjang 114 meter dengan kapasitas 866 penumpang dan 282 mobil. Ukurannya lebih panjang 5,8 meter dari saudara kembarnya, USNS Puerto Rico.

Namun pada 27 Januari 2012, Administrasi Maritim Departemen Transportasi AS mengalihkan dua kapal berkecepatan tinggi ini, Huakai dan Alakai, ke Angkatan Laut AS di bawah Undang-Undang Otorisasi Pertahanan 2012.

AL AS menggunakan kapal ini untuk mengangkut pasukan dan peralatan ke daerah pelatihan dari Okinawa dan lokasi lainnya, serta membantu angkatan laut memenuhi persyaratan operasional yang unik tanpa perlu membangun kapal baru.

Lalu pada Mei 2012, AL AS mengumumkan bahwa Alakai dan Huakai telah resmi berganti nama.

Alakai diganti nama menjadi USNS Puerto Riko dan Huakai menjadi USNS Guam. Guam menggantikan Westpac Express sewaan yang beroperasi di Okinawa pada Maret 2013.

Teks: beny adrian

Tags

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: