MYLESAT.COM – Komandan Satuan Pendidikan Khusus Mayor Pas Jhon H. Siregar mewakili Danpusdiklat Paskhas, menutup pendidikan Kursus Tembak Runduk Angkatan ke-19 Tahun 2020 di Markas Pusdiklat Paskhas, Margahayu, Bandung, Selasa, (3/11).
Dalam kursus yang dilaksanakan selama tiga bulan dan diikuti perwakilan prajurit dari seluruh satuan Paskhas kali ini, predikat siswa terbaik diraih Kopda Davit Putranto dari Satuan Bravo 90 Paskhas.
Secara berkala, Satuan Pendidikan Khusus (Satdiksus) Pusdiklat Paskhas menyelenggarakan pendidikan penembak runduk alias sniper.
Melalui pendidikan ini diharapkan prajurit Paskhas yang bertugas sebagai sniper mampu menghadapi medan tugas yang sebenarnya dan memahami misi dan fungsi sebagai seorang penembak runduk.
Baik dalam misi pengamanan VIP/ VVIP, misi operasi khusus maupun operasi pertempuran.
Kursus Tembak Runduk biasanya berlangsung selama tiga bulan di Satuan Pendidikan Khusus Pusdiklat Paskhas.
Prajurit yang terpilih mengikuti pendidikan sniper, telah melalui seleksi ketat dan diputuskan melalui sidang Pantukhir Kursus Tembak Runduk. Penembak runduk harus memiliki karakter kemandirian yang kuat, sabar, dan presisi.