Wujudkan TNI AU yang Disegani, KSAU Tekankan Salah Satu Kuncinya Adalah Sumber Daya Manusia yang Unggul

0

MYLESAT.COM – Tahun ini TNI AU kembali harus melaksanakan upacara dalam memperingati hari jadinya dalam kondisi sederhana. Tidak ada gelegar jet tempur yang ditunggu-tunggu warga ibukota, seperti rutin terjadi sebelum pandemi Covid-19. “Upacara HUT TNI Angkatan Udara dilaksanakan secara sederhana tanpa mengurangi khidmat upacara tersebut,” ungkap KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.  

Jika tahun lalu hanya dilakukan di dalam ruangan, kali ini dengan pertimbangan dan pengawasan yang ketat, Mabes TNI AU memberanikan diri melaksanakan upacara.

Upacara HUT TNI AU ke-75 berlangsung sederhana di Mabes TNI AU Cilangkap. Foto: beny adrian/ mylesat.com

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., memimpin upacara peringatan HUT TNI AU ke-75 di Lapangan Apel Denma Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (9/04/2021).

Dari pantauan mylesat.com, upacara hanya diikuti oleh para pejabat dan personel di lingkungan Mabesau. Sanga sederhana dan mininalis. Semua peserta termasuk beberapa wartawan yang diundang, diwajibkan mengantongi surat swab.

Peringatan HUT TNI AU ke-75 mengusung tema “Dilandasi Jiwa Kesatria, Militan, Loyal, dan Profesional, TNI AU Siap Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional”.

KSAU menuju ruang serba guna untuk meluncurkan buku Indonesian Air Force in Picture. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Dalam sambutannya KSAU mengatakan, TNI AU telah berada pada level dan kondisi yang semakin profesional dan mampu menunjukkan eksistensinya dalam menjaga kedaulatan negara di udara.

Berbagai tugas yang diamanahkan senantiasa dapat dilaksanakan dengan upaya terbaik dan mencapai hasil yang diharapkan. “Selama masa pengabdian panjang, TNI AU telah melalui berbagai era, menghadapi berbagai dinamika tantangan global, sekaligus menyesuaikan diri dengan berbagai paradigma yang terus berganti,” ujar Marsekal Fadjar.

Dikatakan KSAU, pencapaian ini tentunya tidak terlepas dari upaya dan kerja keras para pendahulu, yang telah berjuang dengan penuh semangat pengabdian untuk kemajuan TNI AU dalam mempertahankan tanah air dan angkasa Indonesia.

“Seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan zaman yang semakin tidak dapat diprediksi, ancaman datang tidak hanya bersifat linear namun juga bersifat hibrida, asimetris, dan bahkan semakin berkembang dengan pemanfaatan persenjataan non-kinetik, untuk itu TNI AU harus senantiasa mampu beradaptasi dengan segala perkembangan yang terjadi,” ujar KSAU.

KSAU membuka selubung tanda diluncurkannya buku Indonesian Air Force in Picture. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Salah satu penekanan yang disampaikan KSAU adalah keinginan untuk terus meningkatkan kemampuan dan modernisasi. Semua ini diharapkan akan mewujudkan Angkatan Udara yang disegani di kawasan yaitu TNI AU yang bisa bertransformasi dan senantiasa mampu menyesuaikan diri dalam mewujudkan air power yang sesuai dengan era yang dihadapi.

Untuk sampai ke tahap itu, di antaranya yang sangat dibutuhkan adalah sumber daya manusia yang unggul, organisasi yang baik serta kebijakan yang tepat dalam menghadapi transformasi air power yang modern.

“Kehadiran TNI AU memiliki konteks strategis dalam sebuah negara, dan dapat menjadi faktor langsung maupun tidak langsung, yang turut mendorong tercapainya pembangunan nasional yang berkesinambungan,” tambah penerbang Fokker F28 ini.

Seusai upacara, KSAU menyerahkan tropi dan piagam penghargaan kepada para pemenang yang mengikuti sejumlah perlombaan yang diadakan TNI AU.

Foto bersama usai peluncuran buku Indonesian Air Force in Picture. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Yaitu KSAU Award, Lomba Media Sosial Antar Satuan, Lomba Foto Antar Skadron Udara, lomba Uji Kesiapan Lambangja Satuan, Lomba Antar Satuan Operasional TNI AU (LASO), penyerahan Welldone Certificate kepada penerbang serta lomba artikel terbaik dan video terbaik PIA Ardhya Garini.

Di ruang gedung serba guna Mabesau, KSAU tidak lupa menyapa dan memberikan motivasi kepada seluruh prajurit TNI AU yang ada di pangkalan udara seluruh Indonesia melalui video telekonferensi.

Usai upacara juga dilaksanakan peluncuran buku Indonesian Air Force in Picture yang diserahkan secara simbolis kepada komandan Skadron Udara 3.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply