Uji Nyali, HAL India Tawarkan Jet Tempur Ringan LCA Tejas Mk-1A ke Malaysia

0

MYLESAT.COM – Malaysia sedang berusaha mendapatkan 18 jet tempur dengan persyaratan sesuai keinginan berupa Fighter Lead-in Trainer dan Light Combat Aircraft (FLIR-LCA). Proyek besar dan menjanjikan.

Semua pabrikan berharap meraih kontrak ini, tak terkecuali industri India HAL (Hindustan Aeronautics Limited).

Dilaporkan bahwa perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan India ini akan mencoba peruntungannya dengan mengajukan penawaran untuk program pesawat tempur ringan Malaysia (light combat aircraft programme).

Menurut The Indian Express, HAL akan menanggapi request for proposal (RFP) bulan depan dengan mengusulkan 18 pesawat tempur LCA Tejas Mk-1A untuk Angkatan udara Malaysia (RMAF).

Malaysia mengleuarkan proses tender pada Juni tahun ini untuk 18 pesawat tempur di bawah persyaratan FLIR-LCA.

Direktur Utama HAL, R Madhavan mengatakan kepada bahwa pihak berwenang Malaysia telah menunjukkan minat pada pesawat LCA Tejas Mk-1A.

Dia mengatakan kepada media bahwa ada banyak negara yang menunjukkan minat pada LCA Mk-1A. “Malaysia telah mengeluarkan RfP dan kami menanggapinya. Itu harus dikirim pada minggu ketiga September,” jelasnya.

“Kami memiliki peluang yang sangat bagus. Ada delapan pesaing lagi termasuk AS, China, dan Rusia,” ungkapnya.

LCA Tejas Mk-1A adalah pesawat tempur generasi keempat. Pesawat ini dilengkapi radar AESA (radar active electronically scaned array) dan suite peperangan elektronik (EW).

Pesawat mampu melakukan pengisian bahan bakar di udara (AAR) dan menembakkan rudal canggih BVR (beyond-visual-range).

Awal tahun ini, Pemerintah India menandatangani kesepakatan 6,57 miliar dolar AS untuk pengadaan 83 pesawat tempur Tejas Mk-1A untuk Angkatan Udara India (IAF). Pengiriman akan dimulai pada 2024.

Angkatan Udara India memesan 40 Tejas Mk-1. Sebanyak 20 pesawat dalam konfigurasi IOC, dan 20 lagi dalam konfigurasi FOC termasuk versi latih dua kursi.

Pada Maret 2020, 16 Tejas Mk-1 Konfigurasi IOC dan empat Mk-1 konfigurasi FOC, dikirimkan oleh HAL. Kemudian pada Februari 2021, Angkatan Udara India memesan 83 Tejas, termasuk 73 Mk-1A kursi tunggal dan 10 pelatih Mark 1 dua kursi .Total pesanan 123 pesawat.

India mengoperasikan Tejas di dua skadron udara di Stasiun Angkatan Udara Sulur. Yaitu Skadron 45 Flying Daggers (Belati Terbang) dan Skadron 18 Flying Bullets (Peluru Terbang).

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply