MYLESAT.COM – Satu lagi film perang yang mengangkat tema perjuangan para pendiri TNI AU dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia, akan segera tayang di layar lebar: “Kadet 1947”.
Baca Juga:
- Di Balik Layar Film “Kadet 1947” Muncul di Youtube, Kabarnya Akan Tayang Tahun Depan
- Film Serigala Langit Jadi Persembahan Spesial TNI AU di Hari Kemerdekaan RI ke-76
Kesiapan penayangan film Kadet 1947 yang proses produksinya sempat terkendala pandemi Covid-19, dilaporkan tim produksi kepada KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo siang ini di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (8/11/2021).
KSAU menerima audiensi producer Kadet 1947 yaitu Celerina Judisari dan tim di ruang kerja. Marsekal Fadjar memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pembuatan film Kadet 1947.
KSAU menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT. Temata Studios serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembuatan film Kadet 1947, yang berinisiatif mengangkat cerita dari peristiwa bersejarah yang terjadi di TNI AU.
“Saya berharap dengan adanya film ini, generasi muda semakin mengetahui perjuangan yang dilakukan para pemuda masa itu untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia serta semakin mengenal dan mencintai TNI AU dan tentu saja makin cinta NKRI serta dapat menggugah generasi muda untuk memberikan kontribusi terbaik kepada negara dan bangsa,” ujar KSAU.
Producer Temata Studios mengatakan, direncanakan film ini akan launching mulai 25 November mendatang di bioskop seluruh Indonesia.
Sebelumnya akan dilaksanakan Gala Premiere pada 22 November 2021.
Film ini mempunyai pesan agar generasi muda saat ini memiliki rasa kebanggaan dan nasionalisme yang tinggi terhadap negaranya.
Dulu, di tahun 1947, anak-anak muda yaitu para Kadet penerbang memiliki semangat untuk berjuang demi negaranya dengan segala keterbatasan yang ada.
Harapannya, anak-anak muda sekarang sudah harus berpikir untuk berbuat sesuatu yang berharga buat negara dan bangsanya.
Film Kadet 1947 merupakan film drama aksi yang menceritakan perjuangan heroik tujuh pemuda yang terdiri dari empat Kadet TNI AU dan tiga Air Gunner dengan semangat dan keberanian menyerang Markas Belanda pada 1947.
Cerita ini dikemas dengan alur kekinian, sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak muda.
Ketujuh pemuda tersebut diperankan oleh Kevin Julio sebagai Mulyono, Bisma Karisma sebagai Sutarjo Sigit, Omara Esteghlal sebagai Suharnoko Harbani, Marthino Lio sebagai Bambang Saptoadji, Wafda sebagai Sutarjo, Fajar Nugrah sebagai Kaput, dan Chicco Kurniawan sebagai Dulrachman.
Mereka melakukan operasi pengeboman terhadap kedudukan Belanda di Semarang, Salatiga, dan Ambarawa, dimana pada saat itu Perang Dunia II baru saja berakhir dan Belanda kembali berusaha untuk merebut kekuasaan dari Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah dan Kasubdisjarah Dispenau Kolonel Sus Maylina Saragih.
Sedangkan Producer Temata Studios dihadiri Co-producer Temata Studios Tesadesrada Ryza, Sutradara Kadet 1947 Rahabi Mandra, dan Marsdya (Pur) Eris Haryanto.